AYOJAKARTA.COM - Siapa yang tidak kenal dengan Anies Baswedan? Namanya yang sering disebut-sebut sebagai bakal capres yang diusung oleh Partai Nasdem atau koalisi perubahan.
Mungkin selama ini Anies Baswedan terkenal karena pernah menjabat sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta.
Namun, nyatanya sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memiliki perjalanan karir yang cukup bagus.
Dikutip Ayojakarta.com dari TikTok @langkah_anies, sebelum dicalonkan sebagai capres oleh Partai Nasdem.
Anies pernah berkarir sebagai rektor, bahkan menjadi seorang menteri di kabinet Presiden Jokowi.
Perjalanan Karier Anies Baswedan
Berikut ini merupakan perjalanan karier Anies Baswedan yang dimulai dari rektor muda, hingga terjun ke bidang politik, simak ulasannya:
Baca Juga: Misi Anies Baswedan dan Cak Imin untuk Pilpres 2024, Salah Satunya Mengatasi Kemiskinan
Rektor Universitas Paramadina
Sebelum terjun di bidang politik, namanya mencuat ke publik karena menjabat rektor muda di Universitas Paramadina, pada tahun 2007 – 2015 lalu.
Anies dikenal sebagai rektor termuda di Indonesia, karena saat ia menjabat sebagai rektor umurnya baru menginjak 38 tahun.
Meski usianya masih cukup muda, Anies mampu memperlihatkan kompetensinya sebagai rektor yang handal.
Selama menjabat sebagai rektor di Universitas Paramadina, Anies membuat sebuah gebrakan baru dengan membuat program beasiswa antar mahasiswa dan pebisnis di berbagai perusahaan.
Selain itu, Anies pun membuat gebrakan baru dengan menciptakan mata kuliah anti korupsi sebagai mata kuliah wajib. Dalam mata kuliah ini tidak hanya mempelajari teori, namun mahasiswa pun terjun langsung untuk melakukan investigasi.
Baca Juga: 8 Visi Misi Anies Baswedan - Cak Imin Sebagai Capres dan Cawapres di Pilpres 2024, Apa Saja?
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Presiden Jokowi Periode Pertama
Pada tahun 2013, Anies mulai terjun dalam bidang politik dengan mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Demokrat. Namun, sayangnya pengalaman pertama Anies di bidang politik tersebut gagal.
Kemudian, Anies menjalankan tugas sebagai juru bicara di tim pemenangan Jokowi – JK, dalam pencalonan presiden dan wakil presiden .
Pada tahun 2014, Anies bergabung dalam kabinet Presiden Jokowi periode pertama, sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Namun, jabatan Anies sebagai menteri hanya mampu bertahan selama tiga tahun. Posisi Anies digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Baca Juga: Momen Kocak Cak Imin 'Nyelepet' Anies Baswedan Pakai Sarung, Warganet: Tambah Ceria Nih...
Pencalonan Gubernur DKI Jakarta
Anies Baswedan mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, berpasangan dengan Sandiaga Uno. Dalam Pemilu tersebut, Anies berhasil mengalahkan pasangan Ahok dan Djarot, dalam putaran kedua.
Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies memiliki beberapa pencapaian seperti Jakarta International stadium, dan Sirkuit Formula E.
Anies pun menciptakan pembangunan sentral seperti pengadaan pembangunan sumur resapan, pelebaran trotoar, pembangunan jalur sepeda, sampai revitalisasi kota tua.***

Share this article
Anies Baswedan pernah berkarir sebagai rektor, bahkan menjadi seorang menteri di kabinet Presiden Jokowi.