AYOJAKARTA.COM – Elektabilitas bakal calon presiden Anies Baswedan kembali mencuri perhatian publik karena terus merosot.
Padahal Anies Baswedan merupakan satu-satunya bakal capres yang sudah mendeklarasikan cawapresnya.
Namun rupanya usai mendeklarasikan Cak Imin sebagai cawapresnya, tak membuat elektabilitas Anies Baswedan meningkat.
Baca Juga: 4 Cara Unik Ganti Tulisan di WhatsApp Tanpa Aplikasi Tambahan, Dijamin Keren dan Anti Mainstream!
Dari hasil survey LSI Denny JA terbaru diinformasikan jika elektabilitas Anies Baswedan merosot tajam sejak Agustus hingga September 2023.
Pada Agustus 2023, disebutkan jika elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut hanya sebesar 19,7 persen.
Bahkan di bulan berikutnya yaitu awal September, usai Anies mendeklarasikan Cak Imin sebagai cawapresnya, angka elektabilitasnya justru makin merosot.
Di mana angka elektabilitas Anies Baswedan usai deklarasi Cak Imin sebagai cawapres pada bulan September berada di angka 14,5 persen.
“Pada Agustus (sebelum deklarasi AMIN) elektabilitas Anies sebesar 19,7 persen,” terang pers rilis LSI Denny JA dikutip dari Suara.com pada Senin (2/10/23).
“Pasca deklarasi (survey September) elektabilitas Anies sebesar 14,5 persen,” lanjutnya.
Dengan demikian, diketahui setelah deklarasi cawapresnya justru elektabilitas Anies Baswedan turun sebanyak 5,2 persen.
“Elektabilitas Anies menurun 5,2 persen, setelah deklarasi Muhaimin sebagai bakal cawapresnya,” ujar LSI Denny JA.
Penyebab terus merosotnya elektabilitas Anies Baswedan itupun mengundang pertanyaan banyak pihak.
Sementara itu menurut penuturan pihak LSI Denny JA, ada beberapa faktor yang kemungkinan besar menjadi penyebab terus merosotnya elektabilitas Anies Baswedan.
Faktor pertama terkait dengan kritik yang disampaikan SBY soal pemimpin yang tidak bisa memegang janji.
Sebagaimana diketahui, SBY adalah presiden yang menjabat 2 periode sehingga sudah pasti pendapatnya masih didengar oleh masyarakat.
“Kritikan yang keras dari mantan presiden dua periode tentu bisa mempunyai efek pada persepsi yang berkembang di publik,” jelas LSI Denny JA.
Lalu faktor yang kedua terkait sosok Cak Imin yang ternyata kalah survei popularitas dari Agus harimurti Yudhoyono (AHY).
Dimana survey masyarakat terhadap AHY sebesar 65,9 persen, sedangkan survei popularitas Cak Imin 49 persen.***

Share this article
Pihak LSI Denny JA, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab elektabilitas Anies Baswedan dan Cak Imin merosot, ada kritikan SBY?