AYOJAKARTA.COM – Banyak yang bertanya-tanya kenapa jembatan penghubung antara Pulau Bali dan Jawa tidak pernah dibangun oleh pemerintah.
Jembatan selat Bali merupakan gagasan dari Ir. Sedyatmo yang merupakan guru besar ITB pada tahun 1960-an, yang disebut dengan nama Tri Nusa Bima Sakti yang artinya penghubung tiga pulau yakni Sumatera, Jawa, dan Bali.
Usulan pembangunan jembatan ini juga awalnya pernah dilontarkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2012.
Pemkab Banyuwangi pernah menyatakan bahwa jembatan tersebut perlu dibangun karena jumlah kendaraan yang menyeberang Jawa dan Bali selalu bertambah dalam setiap tahunnya.
Sayangnya, keinginan Pemkab Banyuwangi tersebut bertepuk sebelah tangan karena Pemkab Jembrana, Bali secara terang-terangan menolak adanya pembangunan jembatan tersebut.
Serta adanya penolakan dari Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI), karena adanya alasan mitologi sejarah Hindu.
Baca Juga: Begini Cara Anies Baswedan Mengatasi Turis Norak di Bali, Tinggal Diantar ke Airport
Dilansir dari kanal Youtube Info Pagi, Menurut sejarah mitologi Hindu pada awalnya wilayah Jawa dan Bali sudah terpisah dan harus dibatasi oleh laut yang merupakan salah satu filter yang dapat menolak hal-hal negatif atau buruk dari luar Bali, dan agar segala sesuatu dari luar Bali dapat diawasi dengan mudah.
Hal serupa pun di senada dengan PDHI Banyuwangi yang mengutamakan aspek budaya dan keagamaan yang berhubungan dengan adanya pembangunan jembatan penghubung antara pulau Jawa dan Bali.
Menurut PHDI Banyuwangi mengungkapkan bahwa jembatan yang dibuat untuk menghubungkan pulau Jawa dan Bali ini nantinya akan lebih tinggi dari perairan dan daratan.
sedangkan menurut kepercayaan umat Hindu sendiri bahwa bangunan maupun posisi manusia tidak boleh lebih tinggi dibandingkan dengan Padmasana yang merupakan tempat umat Hindu untuk bersembahyang atau menyimpan sajian.
Secara filosofis Padmasana merupakan tempat suci yang harus dijaga kesuciannya, dan posisi bangunan ataupun manusia di sekitarnya harus lebih rendah.

Share this article
Usulan pembangunan jembatan ini juga awalnya pernah dilontarkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2012.