AYOJAKARTA.COM---Belakangan ini trending di Twitter tagar BEM UI dengan ribuan cuitan yang banyak di Tweet kan oleh para penggunanya.
Hal itu menjadi trending karena pernyataan dari Ketua BEM UI yakni Melki Sedek Huang dalam podcast Abraham Samad.
Dikutip dari laman suara.com (24/6/2023), Melki Sedek menyoroti akhir kekuasan Presiden Jokowi.
Namun yanv kemudian menjadi viral adalah pernyataannya yang menyebut apakah Jokowi mau mengakhiri kekuasaannya sebagai presiden dengan baik-baik atau berdarah-darah.
"Presiden Jokowi ini kan sudah akan memasuki tahun ke-9, tahun ke depan ini artinya kan tahun ke-10 dan tahun terakhir," ucap Melki Sedek.
"Mari kita lihat, apakah presiden Jokowi mau mengakhiri kekuasaannya dengan baik-baik atau berdarah-darah," lanjutnya.
Hal ini pun menuai banyak pergunjingan pada platform Twitter, beberapa orang menganggap pernyataan dari Ketua BEI UI tersebut terlalu berani dan lebih bersifat provokasi.
Salah satunya adalah pemilik akun Twitter bernama @yusuf_dumdum yang memberikan kritikan balik terhadap Melki Sedek tersebut.
Melalui cuitannya, akun tersebut menyampaikan bahwa kritikan dari Ketua BEM UI tersebut penuh provokasi, namun saat mendapatkan tanggapan dan membela Presiden Jokowi akan dianggap sebagai buzzer.
Baca Juga: Profil Ketua BEM UI Melki Sedek Huang, Lengkap dengan Agama dan Nama Sosmednya
"Kualitas ketua BEM UI kok gini amat ?
Dia bebas bersuara apapun, tapi netizen yg kontra dg dia tidak boleh dan dituduh macam2. Mulutnya jg penuh provokasi. Yg menyerang Jokowi dianggap pahlawan, tapi yg belain Jokowi dianggap buzzer," tulis akun @yusuf_dumdum.
"Maunya cuma nyerang, tapi saat diserang balik cengeng dan banyak alasan. Padahal suka teriak sipaling demokrasi," lanjutnya.
Beberapa warganet pun memberikan komentar senada dengan cuitan tersebut, kebanyakan menganggap bahwa ucapan yang dilontarkan Ketua BEM tidak mempunyai etika.
Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tanggapi Kritik BEM UI, Ungkap Jokowi Itu Milik Rakyat Indonesia!
"Anjuran kepada BEM agar punya Etika dalam Berbicara dan Bersikap. Negara memiliki konstitusi. Bicara anda tak menunjukan bahwa ada mahasiswa. Bicara anda seperti anak2 PAUD," tulis akun @ahmadhaikal755
"Setidaknya ya buktikan dulu dugaanmu, barulah bicara nuntut ini itu. Jangan dengan kata" kalau ". Lagian jika damai lebih indah ngapain mesti berdarah darah," tulis akun @Slimmun1.***

Share this article
usai pernyataan heboh yang mengkritisi Presiden Joko Widodo, Ketua BEM UI Melki Sedek Huang memancing respon warganet