AYOJAKARTA.COM – Ibu dari Ken Admiral, korban penganiayaan oleh anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan yaitu Aditya Hasibuan menangis pilu saat menceritakan kembali kronologi penganiayaan yang dilakukan terhadap anaknya.
Meskipun kejadian penganiayaan sudah terjadi cukup lama yaitu pada 21 dan 22 Desember 2022 lalu, namun masih meninggalkan luka bagi seorang ibu yang mengetahui bahwa anaknya mendapat perlakuan kasar dari diduga pelaku Aditya Hasibuan.
Ironisnya penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan, disaksikan langsung oleh ayahnya yang merupakan Perwira Polisi Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan. Alih-alih melerai, Achiruddin justru mendukung kekerasan yang dilakukan oleh anaknya.
Baca Juga: BREAKING NEWS : Nias Selatan-Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 5,2, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Menurut video penganiayaan yang telah beredar di sosial media, Aditya Hasibuan tidak hanya memukul, menendang dan menginjak Ken saja tetapi juga meludahinya yang sudah tergeletak tidak berdaya.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (27/4/2023), Ibu Ken Admiral, Elvi Indri Putri mengungkapkan bahwa setelah anaknya dianiaya ada perlakuan aneh yang didapatkan oleh Ken.
Setelah penganiayaan, Achiruddin membawa masuk Ken dan teman-teman ke rumahnya dengan salah seorang pihaknya yang bernama Raja menodongkan senjata laras panjang kepada mereka.
Achiruddin memerintahkan seseorang untuk mengambil video ketika dirinya duduk bersama dengan Ken dan menasehatinya.
Baca Juga: Susul Taiwan, Malaysia Cabut Peredaran Mie Instan Indonesia dengan Temuan Zat Pemicu Kanker
Seolah-olah tidak terjadi penganiayaan dan hanya ada Achiruddin sebagai orang tua Aditya yang menasehati Ken.
“Di situ terlihat seolah-olah Pak Achiruddin menasehati anaknya, menasehati anak saya ngapain berantem hanya karena begini. Tetapi itu semua kalau memang dia niat baik, nggak dibiarkan anak saya lebih dari binatang,” kata Elvi.
Ken yang pada saat itu babak belur mendapat penganiayaan dari Aditya tidak kunjung mendapat pertolongan medis justru harus mengikuti skenario yang dibuat oleh Achiruddin.
Padahal Ken mengalami pendarahan yang cukup serius dan memar-memar di bagian mata, pelipis dan bagian kepala lainnya.
“Ma, darahnya banyak sekali, Ken sumpel pakai satu tisu, keluar terus menerus. Pak Achiruddin kasih nasihat terus sementara Ken duduk saja, mata sudah tidak bisa melihat, berkunang-kunang. Kami nggak berani jawab apapun Ma, karena posisi ada senjata di situ ditodongkan,” ungkap Elvi.
Setelah itu Achiruddin memberikan uang Rp 1 juta kepada Ken untuk biaya pengobatan dan mengatakan bahwa masalah Ken dan Aditya sudah selesai.
Ken yang pada saat itu merasa takut karena telah diserang dengan membabi buta ditambah lagi Achiruddin merupakan anggota kepolisian dan ada senjata laras panjang yang ditodongkan ke arahnya hanya bisa mengiyakan perkataan dari Achiruddin.
Saat ini Achiruddin telah dicopot dari jabatannya karena melanggar kode etik kepolisian sedangkan Aditya sudah ditahan akan segera menjalani proses hukum.***

Share this article
Penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan diceritakan langsung oleh Ken Admiral ke sang ibunda. Simak selengkapnya di sini!