AYOJAKARTA.COM – Menjadi misteri pada awalnya, dua korban dari Mbah Slamet, dukun pengganda uang asal Banjarnegara ternyata berasal dari Lampung.
Sebelumnya, ditemukan dua sosok jasad dalam satu lubang, jasad perempuan dan laki-laki ini selanjutnya diketahui laki-laki dan perempuan, ikut serta menjadi korban Slamet Tohari atau Mbah Slamet.
Pasangan suami istri asal Lampung, Irsyad dan Wahyu Triningsih, yang menjadi korban pembunuhan oleh dukun pengganda uang, Mbah Slamet, akhirnya telah ditemukan.
Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Bupati Meranti Menjadi Sorotan Publik Lantaran Kecewa Pada Kemenkeu
Dikutip oleh AyoJakarta.com dari kanal Youtube Metro TV pada 7 April 2023, pihak keluarga sedang menunggu pemulangan jenazah mereka untuk dimakamkan.
Menurut Sukiyadi, paman dari pasutri tersebut, keluarga tidak mengetahui bahwa Mbah Slamet adalah dukun pengganda uang.
Mereka hanya mengetahui bahwa Irsyad dan Wahyu sedang pergi ke Banjarnegara, tempat tinggal Mbah Slamet.
"Dari pihak keluarga, ini katanya hubungan dengan anaknya bahwa pamitan mau ke Banjarnegara, tempatnya Pak Slamet yang dukun penggandaan uang itu," kata Sukiyadi.
Irsyad dan Wahyu dikenal sebagai perajin tapis di lingkungan tempat tinggal mereka.
Keluarga korban sangat terpukul dengan peristiwa ini, karena Irsyad dan Wahyu dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah kepada lingkungan sekitar.
Aksi keji Mbah Slamet membunuh belasan korban terbongkar setelah salah satu korbannya mengirim pesan singkat kepada anaknya tentang keberadaannya di rumah pelaku sebelum tewas.
Sang anak yang curiga membaca pesan sang ayah langsung membuat laporan ke aparat dan menuju ke lokasi tempat ayahnya mengirimkan pesan.
Hingga akhirnya ditemukan sang ayah telah meninggal dunia dan dikuburkan di lahan milik orang tua dari Tohari.
Hingga saat ini, sudah ada 12 korban yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Pelaku dihadapkan pada hukuman mati atau pidana seumur hidup.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan praktik dukun pengganda uang yang kian meresahkan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap praktik-praktik seperti itu dan tidak mudah tergoda dengan janji kekayaan yang tidak realistis.***

Share this article
Menjadi misteri pada awalnya, dua korban dari Mbah Slamet, dukun pengganda uang asal Banjarnegara ternyata berasal dari Lampung.