Blak-blakan! Ganjar Pranowo Akui Tak Menyesal Tolak Israel, Terkuak Miliki 4 Alasan Ini

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM Penolakan keras Ganjar Pranowo kepada Israel dalam Piala Dunia U-20 merupakan salah satu sikap yang ia ambil sebagai kader PDIP.

Ganjar Pranowo mengakui bahwa penolakan Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia ini merupakan kesepakatan dan pemikiran yang sama dengan PDIP.

Namun meskipun beredar isu bahwa salah satu alasan FIFA membatalkan status Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah karena penolakan dari Ganjar Pranowo sebagai kepala daerah, tetapi ia mengaku tidak menyesal dalam penolakannya.

Baca Juga: CEK SEKARANG, THR PNS Sudah Cair, Intip Nominal Besarannya di Sini!

“Tidak, saya tidak pernah menyesal. Karena sebuah sikap keputusan yang harus kita ambil,” kata Ganjar Pranowo, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Najwa Shihab (5/4/2023).

Dalam mengambil sikap penolakan kepada Israel, Ganjar memiliki 4 faktor yang menjadi landasannya, yaitu :

1. Komitmen Indonesia dalam perdamaian dunia

Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen dalam perdamaian dunia, hal ini tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama. Maka Indonesia juga harus mendukung kemerdekaan Palestina yang masih berkonflik dengan Israel.

Hal ini dinilai oleh Ganjar sebagai kontrak sosial, mengenai perdamaian dunia dan penghapusan penjajahan yang tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Indonesia selama ini memiliki politik luar negeri yang bebas aktif turut serta dalam perdamaian dunia yang dilakukan secara konsisten.

Baca Juga: Sedang Enak Makan dan Minum Sahur Tiba-tiba Adzan Subuh Berkumandang, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

2. Munculnya empiris

Setelah penolakan sejumlah pihak di Indoensia kepada Israel, ada informasi yang membenarkan sikap yang diambil oleh Indonesia atau bisa disebut juga dengan empiris. Yaitu adanya tindakan Palestina yang menembakkan gas air mata kepada sepak bola Palestina.

“Sepak bolanya di Palestina aja ditembak gas air mata oleh Israel, itu fakta yang terjadi,” ujar Ganjar Pranowo.

Ganjar mellihat bahwa potensi untuk adanya konflik di kedua negara ini akan sangat tinggi.

Baca Juga: 4 Tips Agar Tidak Lemas Saat Berpuasa dari dr Sung spesialis Gastroenterologi, Simak di Sini Yuk!

3. Adanya ancaman keamanan

Ganjar mendapatkan informasi khususnya di Jawa Tengah adanya kelompok-kelompok yang dimungkinkan akan memberikan respon yang jauh lebih keras ketika Israel tiba di Indonesia dalam Piala Dunia U-20.

Maka dari itu penolakan dari Israel sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

4. Permenlu nomor 3 tahun 2019

Peraturan ini berisi tentang panduan hubungan luar negeri oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Ganjar Pranowo berperan sebagai pemerintah daerah, Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa dalam peraturan tersebut terdapat larangan adanya bendera, lagu kebangsaan, dan forum kepada pihak-pihak yang menentang perdamaian dunia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gubernur Jawa Tengah
# Ganjar Pranowo
# Piala Dunia U-20
# PDIP
# PDIP
# Israel

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.