AYOJAKARTA.COM--Beredar sebuah video Tiktok mengenai kegiatan ziarah di Kota Makkah dan Madinah.
Video tersebut mengklaim bahwa ziarah untuk kota Makkah dan Madinah dihentikan mulai 7 Maret sampai Hari Raya Idul Fitri.
Video mengenai kunjungan ziarah ke Kota Makkah dan Madinah itu diunggah oleh akun Tiktok miliarderganteng86.
Video yang diunggah tersebut berdurasi 1 menit 6 detik.
Dalam unggahannya, akun Tiktok tersebut menulis caption "informasi kurang nyaman untuk jamaah umroh, ziarah kota Mekkah dan Madinah di hentikan mulai 7 maret sampai lebaran".
Terus, benarkah informasi yang disampaikan oleh akun Tiktok tersebut?
Dikutip Ayojakarta.com dari turnbackhoax.id pada Kamis (9/3/2023), berikut fakta sebenarnya mengenai informasi tersebut.
Hasil penelusuran menunjukan bahwa pada website resmi Kementerian Agama terdapat pers rilis mengenai ziarah di Makkah dan Madinah.
Dalam pers rilis tersebut, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam menyampaikan bahwa informasi mengenai penutupan ziarah di Makkah dan Madinah itu tidak benar.
Informasi yang sebenarnya adalah adanya satu perusahaan transportasi di Arab Saudi yang menghentikan layanan ziarahnya.
Hal tersebut dikarenakan mulai 7 Maret armada dan tenaga driver terbatas serta pertimbangan kemacetan.
Saat ini layanan jamaah umroh di berbagai negara termasuk Indonesia terbilang lancar.
Jadi video Tiktok tersebut termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan,
Dari fakta diatas, informasi mengenai ziarah di Makkah dan Madinah dihentikan adalah tidak benar atau hoaks.***

Share this article
Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam menyampaikan bahwa informasi mengenai penutupan ziarah di Makkah dan Madinah itu tidak benar