AYOJAKARTA.COM – Sandiaga Uno akui adanya prakti ‘Jual Beli Kepala’ yang terjadi khususnya pada wisatawan Tiongkok yang memiliki angka kunjungan wisata terbanyak ke Indonesia.
Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyadari bahwa saat ini dunia sudah mulai bangkit dari pandemi.
Kebangkitan ini berpengaruh pada dunia pariwisata yang kembali ramai. Tapi Sandiaga Uno mendapat laporan bahwa ada oknum yang melakukan praktik ‘Jual Beli Kepala’ dalam memanfaatkan momentum kebangkitan ini.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @sandiuno (25/2/2023), praktik ‘Jual Beli Kepala’ merupakan penawaran paket wisata dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.
Praktik ini bertujuan untuk mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah banyak, hal ini dilakukan oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Sandiaga Uno, dalam praktik ini memang bisa memperoleh wisatawan dalam jumlah banyak dan target bisa terpenuhi tetapi sekaligus bisa menurunkan paket wisata yang ditawarkan.
Dampaknya akan membuat wisatawan berkurang kepuasannya dalam kunjungan mereka ke destinasi wisata dan kemudian dapat merugikan destinasi wisata tersebut.
Dengan tegas Sandiaga Uno melarang oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan momen kebangkitan pariwisata untuk hal-hal yang merugikan.
Ia menyampaikan bahwa dirinya menekankan kualitas pariwisata Indonesia untuk wisatawan baik lokal maupun mancanegara dan bukan hanya soal kuantitas saja.
“Tegas saya sampaikan momentum kebangkitan pariwisata bukan hanya soal kuantitas kedatangan pengunjung, tapi juga soal kualitas dan keberlanjutan lingkungan,” ketik Sandiaga Uno.
Sandi memiliki keinginan kuat agar Bali sebagai destinasi wisata favorit di Indonesia tidak dirusak citra baiknya yang telah dikenal oleh dunia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengaku bahwa Kemenparekraf sedang bekerja sama dengan otoritas jasa setempat untuk menindak para oknum yang melakukan praktik jual beli kepala.
Sandiaga Uno menyampaikan harapannya yang menginginkan kejadian praktik jual beli kepala tidak terulang lagi.
Dengan tidak adanya praktik jual beli kepala, maka ekonomi dapat bergerak dengan lebih baik melalui pariwisata dan juga dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya.***

Share this article
Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menemukan adanya praktik jual beli kepala wisatawan asing dan segera mengusutnya