AYOJAKARTA.COM - Rafael Alun Trisambodo (RAT) dicopot dari tugas dan jabatannya sebagai imbas dari ulah anaknya yang menjadi tersangka penganiayaan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani saat konferensi Pers penanganan internal Sdr. RAT di Kantor Pusat Kementerian Keuangan pada Jumat (24/2/2023).
Sri Mulyani juga mengatakan bahwa RAT diduga melakukan pelanggaran disiplin serta meminta pemeriksaan kepada yang bersangkutan untuk segera ditindak lanjuti.
Dilansir dari Youtube Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada (24/2/2023), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan tindakan yang dilakukan oleh keluarga salah satu staf kemenkeu tersebut telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap persepsi Kementerian Keuangan dan Ditjen Pajak.
Ia menyebut jajaran kementerian keuangan yang memiliki gaya hidup yang mewah menimbulkan reputasi yang buruk di masyarakat kepada seluruh pegawai Kemenkeu yang bekerja jujur, bersih, dan profesional.
Oleh karena itu, dirinya mengatakan akan menindak tegas bawahannya yang memiliki harta kekayaan yang tidak sesuai dengan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).
"Kita akan terus melakukan langkah-langkah korektif untuk menegakkan integritas dan juga sekaligus untuk menindak mereka yang ditengarai telah melakukan penyalahgunaan kewenangan termasuk memperkaya diri sendiri," ungkap Sri Mulyani.
Terkait stafnya yang bernama Rafael Alun Trisambodo, Sri Mulyani telah menginstruksikan Inspektorat Jenderal untuk melakukan pemeriksaan harta kekayaan anak buahnya tersebut.
Selanjutnya Sri Mulyani mencopot jabatan RAT sebagai Kepala Bagian (Kabag) Umum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Kanwil Jakarta Selatan 2.
Menurutnya, hal itu dilakukan agar proses pemeriksaan dapat berjalan maksimal sehingga dapat ditetapkan tingkat hukuman disiplin yang sesuai.
Harta kekayaan yang dimiliki oleh Rafael Alun Trisambodo (RAT) terungkap setelah enaknya yang bernama Mario Dandy Satrio ditangkap oleh Polres Jakarta Selatan.
Mario Dandy Satrio menjadi tersangka penganiayaan terhadap seorang anak pengurus pusat GP Ansor bernama David hingga koma.
Dari beberapa postingan di media sosial, Mario Dandy Satrio hobi memamerkan harta kekayaan orang tuanya yang ternyata tak sesuai dengan laporan harta kekayaan yang dilaporkan kepada negara.***
Share this article
Rafael Alun Trisambodo dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Ditjen Pajak, imbas dari aksi preman anaknya.