Terang Harapan Bharada E Kembali Berseragam Polri, Sejumlah Advokat Cabut Laporan Pelanggaran Kode Etik!

Sejumlah advokat cabut laporan dugaan pelanggaran etik Eliezer.(Tangkap Layar YouTube KOMPASTV)
Sejumlah advokat cabut laporan dugaan pelanggaran etik Eliezer.(Tangkap Layar YouTube KOMPASTV)

AYOJAKARTA.COM – Tim advokat penegak hukum dan keadilan atau TAMPAK mengajukan permohonan pencabutan dugaan pelanggaran kode etik Bharada Richard Eliezer.

TAMPAK mengajukan permohonannya di gedung Divisi Propam, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023).

Dalam permohonannya, sejumlah advokat tersebut menekankan peran dari Richard Eliezer sebagai justice collaborator yang telah membongkar kejahatan sesungguhnya dalam kasus kematian Brigadir Yosua.

Baca Juga: Jokowi Tinjau Proyek Normalisasi Kali Ciliwung, Sebut Bakal Mengurangi Banjir di DKI Jakarta

“Jadi TAMPAK tanggal 18 Juli itu melakukan dua laporan dugaan pelanggaran etik yang tadi rekan saya disebut Irjen Ferdy Sambo Kadiv Propam supaya segera dibuat sidang etik,” kata koordinator TAMPAK Saur Siagian dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Selasa (21/2/2023).

“Dan kami meminta supaya etiknya itu dilakukan sebelum pidananya dan kasus etik atas laporan TAMPAK itu sudah dilaksanakan yaitu putusannya adalah PTDH,” imbuhnya.

Menurutnya Ferdy Sambo melakukan banding tetapi putusannya tetap sama yaitu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Mabes Polri telah melaporkan hasil kode etik yaitu mantan Kadiv Propam Polri diberhentikan secara tidak hormat.

Pada tanggal yang sama, Saur Siagian juga mengatakan bahwa TAMPAK melaporkan Richard Eliezer sebelum menjadi justice collaborator.

Maka dari itu, ia mengatakan bahwa laporan atas sejumlah advokat tersebut dicabut dan tidak diteruskan kembali.

“Nah karena beliau sudah putus, kami minta supaya laporan kami soal saudara dicabut atau tidak diteruskan seperti itu urgensi kami,” ujar Saur Siagian.

“Kalaupun nanti sidang etik yang dilakukan kepada saudara Richard karena kami dengarkan di media, itu juga bukan berdasarkan laporan dari TAMPAK,” imbuhnya.

Lebih lanjut Saur juga menyatakan bahwa barangkali ada kebijaksanaan dari Kepolisian dan tidak mau nantinya laporan mereka disalahgunakan secara prinsip dan pelanggaran hukum.

Terkait mengapa sejumlah advokat beramai-ramai mencabut laporan kode etik Richard Eliezer, coordinator TAMPAK mengatakan karena berkaitan dengan status justice collaborator Bharada E.

Dimana menurutnya Richard Eliezer telah mengakui semua perbuatannya serta sudah minta maaf kepada keluarga korban.

Hakim juga telah menetapkan bahwa Bharada E merupakan pelaku penembakan tetapi bukan pelaku utama dan ditetapkan sebagai justice collaborator.

Selain itu vonis hakim yang dijatuhkan kepada mantan bawahan Ferdy Sambo ini jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 1 tahun 6 bulan.

“Memang di Perkep daripada Polri kalau ada anggota kepolisian melakukan tindak pidana dengan ancaman lima tahun kemudian dan diputus tiga tahun itu bisa dipecat,” kata Saur Siagian.

“Nah TAMPAK melihat kami taat kepada hukum, penegak hukum dan keadilan, karena memang saudara Eliezer sudah sah justice collaborator dan sudah sah dia hanya diputus satu setengah tahun,” imbuhnya.

Koordinator TAMPAK ini juga mengatakan bahwa bukan berarti Richard Eliezer tidak bersalah dan TAMPAK membela seorang pembunuh.

Namun meskipun pengadilan telah menetapkan Bharada E ikut mengeksekusi tetapi karena peran dalam membuka fakta kejadian sesungguhnya atas kasus kematian Brigadir Yosua.

Baca Juga: UPDATE! Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Heli Jatuh, Kapolda Jambi: Utamakan Penyelamatan Anggota Terlebih Dulu

“Kemudian TAMPAK mengatakan menghargai apa namanya peran beliau sehingga mencabut apa namanya laporan kami tersebut,” ujar Saur.

“Jadi kami bukan membela pembunuh, tetapi kami membela seseorang yang mau jujur dan mau mengungkap dan keluarga Yosua orang tuanya juga sudah memaafkan saudara Richard itu urgensinya mengapa TAMPAK tidak meneruskan,” imbuhnya.

Menurutnya mengapa tim advokat tersebut mendorong Richard Eliezer kembali ke kepolisian karena merupakan orang jujur dan terbuka.

Sehingga menjadi simbol baru di kepolisian yang membuktikan sehingga citra polisi yang diharapkan yaitu yang jujur dan baik serta tidak ada lagi Sambo yang lain.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# advokat
# Bharada E
# Pelanggaran kode etik
# Polri

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.