AYOJAKARTA.COM - Putusan terhadap terdakwa Ferdy Sambo cs atas tindak kejahatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J semakin dekat dan ramai dibicarakan.
Beberapa pihak mengkhawatirkan akan adanya putusan yang tidak sesuai ekspektasi atau mengecewakan dari para majelis hakim.
Pasalnya, masyarakat yang telah banyak berharap terhadap keadilan yang bisa ditegakkan dalam kasus ini perlahan mulai ragu karena adanya isu gerakan bawah tanah.
Selain itu beberapa orang yang memang dalam kapasitasnya mengomentari kasus ini banyak berpendapat bahwa peristiwa peradilan kepada Ferdy Sambo ini akan membuat kedekatan antara kepastian hukum dan keadilan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh salah satu anggota DPR RI Komisi III Trimedya Panjaitan dalam sebuah video yang diunggah pada akun Tik Tok JAM GADANG TV (10/2/2023).
"Kita berharap dari peristiwa ini dan banyak diperbincangkan semakin dekat antara kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat," ucap Trimedya.
"Jadi kita juga harus berharap penegak hukum kita hanya berpikir legalistik, tapi berfikir juga rasa keadilan masyarakat, semua juga orang tahu, kalau Eliezer tidak mengungkapkan seperti itu ya Sambo juga tidak jadi terdakwa itu juga harus sebuah fakta yang harus diakui," lanjutnya.
Baca Juga: Wah Kacau Nih, Salah Satu Fans Ferdy Sambo Nekat Mati Jika Ferdy Sambo Dihukum Mati
Trimedya juga menyoroti jika kasus ini memang harus mendapatkan kawalan, karena selain telah menjadi isu nasional, kasus ini juga mendapatkan perhatian dari Presiden Jokowi dalam beberapa kali kesempatan.
"Kita kan harus melihat kasus ini kalau dalam catatan saya kan malah enam kali Presiden Jokowi bicara untuk supaya diungkap pelakunya, jangan sampai Presiden sudah seperti itu awalnya menggebu gebu menjadi anti klimaks dari putusan itu, itu yang kita jaga," ucap Trimedya.
Pada akhir pendapatnya, Trimedya menyampaikan bahwa masyarakat harus siap menerima akhir dari vonis yang anti klimak.
Pasalnya berdasarkan keterangannya seringkali Pengadilan Jakarta Selatan memberikan putusan yang kontroversial dan mengecewakan.
"Yang ketiga sering kali Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu keputusannya mengecewakan," ucap Trimedya.
"Dari sejak dulu ya putusan-putusan ini kontroversi dan itu yang sama sama harus kita kawal itu, supaya tidak terjadi dan supaya kasus Sambo ini tidak menjadi anti klimaks," pungkas Trimedya.
Pekan depan rencananya Sambo Cs akan menghadapi babak akhir peradilan terhadap kejahatannya dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.***

Share this article
Putusan terhadap terdakwa Ferdy Sambo cs atas tindak kejahatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J semakin dekat