AYOJAKARTA.COM -- Gempa bumi yang mengguncang Turki dan Suriah disebut sebagai gempa terparah di Turki sejak tahun 1939.
Kepala pusat gempa bumi dan tsunami BMKG, Daryono menjelaskan beberapa penyebab gempa dahsyat yang mengguncang Turki.
Daryono juga mengungkap pendapatnya terkait dengan gempa bumi dasyat di Turki beberapa waktu lalu.
BMKG Beberkan Penyebab Gempa Dahsyat Guncang Turki
Daryono mengatakan bahwa gempa dahsyat yang terjadi di Turki tersebut tidak akan memicu gempa di belahan bumi lain.
Terkait dengan hal itu, Daryono juga turut mebeberkan perihal penyebab dari gempa Turki dan Suriah tersebut.
Berikut merupakan penyebab dari gempa Turki dan Suriah yang menimbulkan kehancuran begitu masif, dikutip dari akun twitter @DaryonoBMKG.
Daryono menjelaskan setidaknya terdapat 4 penyebab terjadinya gempa Turki sangat destruktif:
- Penyebab yang pertama dari gempa tersebut adalah magnitude gempa sangat besar, yaitu dengan skala 7,8.
- Penyebab kedua adalah terjadinya gempa tersebut diakibatkan oleh kerak dangkal, sehingga memicu kerusakan massif.
- Penyebab ketiga adalah gempa yang mengguncang Turki terdiri dari 3 gempa besar dengan skala 7,8; 6,7 dan 7,5.
- Yang keempat adalah pusat gempa dikelilingi oleh 4 kota besar yakni Gaziantep, Kahramanmaras, Pazarcik, dan Nurdagi.
Selain mengungkap penyebab dari gempa Turki tersebut, Daryono juga menyimpulkan bahwa gempa tersebut sama sekali tidak akan memicu gempa dahsyat di belahan bumi lain.
“Gempa Turki ini memang dapat menyebabkan meningkatnya aktivitas gempa tambahan di area yang sama (aftershocks – off fault seismicity), tapis ama sekali tidak akan memicu gempa dahsyat di tempat lain di dunia,” tulis @DaryonoBMKG
Dilansir AyoJakarta.com dari berbagai sumber, Daryono juga menjelaskan kembali pernyataannya tersebut.
“Saya ingin meluruskan jadi Gempa yang terjadi ini hanya akan memicu peningkatan kegempaan di jalur sesar Anatolia Timur ini,”
Dirinya menjelaskan bahwa kekuatan guncangan dari gempa Turki tersebut sangat luar biasa.
“Luar biasa sekali gempa ini karena seluruh segmen itu pecah dan jejak aftershock itu sangat kelihatan sekali dan peningkatan juga hanya akan terjadi di seluruh zona besar ini saja,” ujarnya.
Ia kembali menjelaskan bahwa gempa yang mengguncang Turki ini tidak akan memicu terjadinya gempa di belahan bumi lain.
“Artinya gempa ini memang bisa memicu gempa di sesar terdekatnya dan pandangan yang mengatakan bahwa ini akan saling picu memicu negara itu tidak ada, teorinya tidak ada,” ucapnya.***(Fany Susan Anggraini)

Share this article
Gempa bumi yang mengguncang Turki dan Suriah disebut sebagai gempa terparah di Turki sejak tahun 1939.