AYOJAKARTA.COM-- Kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua semakin menuju babak akhir, sementara kubu Sambo pun memanas mengaitkan kasus itu dengan dugaan adanya pelecehan seksual.
Sayangnya, peristiwa pelecehan yang terus digaung-gaungkan semakin tak terbukti dan terbantahkan. Kubu Sambo dan Putri pun akhirnya dicap sebagai pembohong di persidangan.
Hal itu terbukti tatkala Chuck Putranto, mantan asisten pribadi Ferdy Sambo mengaku sempat melihat isi percakapan pesan Yosua dan Putri usai ditunjukkan oleh Hendra Kurniawan.
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube KOMPAS TV pada Jumat (13/1/2023). Saat Chuck Putranto membenarkan pertanyaan jaksa, apakah ia pernah diperlihatkan percakapan itu oleh Hendra Kurniawan, 9 Juli lalu.
"Terkait WhatsApp pembicaraan antara ibu Putri dengan almarhum Yosua," kata Chuck.
"Apakah bahasa menurutmu, apakah itu disampaikan oleh Hendra Kurniawan?," Tanya Jaksa.
"Beliau sampaikan ini, menurutmu ini ada hubungan atau tidak, kalau saya baca saat itu hal yang biasa, karenakan memang ibu Putri kalau berbicara seperti itu," Jawab Chuck.
"Tau gak isinya apa?," tanya Jaksa.
"Yang saya ingat kalau gak salah masalah Hut Bhayangkara datang kerumah, hanya seperti sekitar itu," Jawab Chuck.
Baca Juga: Semakin Ngadi-Ngadi, Pernyataan Febri Diansyah Makin Blunder, Deolipa Yumara: Pegang Kata-katanya!
Dalam persidangan itulah terungkap bahwasanya tidak ada hubungan khusus antara Putri Candrawathi dengan Brigadir Yosua.
Karena, menurut Chuck Putranto menyebutkan bahwa pembicaraan dalam chatting pesan singkat itu hanya membicarakan masalah mengenai pekerjaan.
Dengan begitulah, kesan-kesan adanya dugaan kemungkinan almarhum Yosua melakukan kekerasan dan pelecehan kepada istri Sambo hampir tidak mungkin dan kembali diragukan kebenarannya.***

Share this article
Chuck Putranto membenarkan pertanyaan jaksa, apakah ia pernah diperlihatkan percakapan itu oleh Hendra Kurniawan, 9 Juli lalu.