AYOJAKARTA.COM---Publik saat ini tengah dihebohkan dengan kemunculan sebuah pulau baru.
Pulau baru tersebut berada di Desa Teinema, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Tanimbar, Maluku.
Diketahui pulau baru di Tanimbar tersebut muncul setelah terjadinya gempa berkekuatan 7,5 magnitudo di Maluku pada Selasa (10/1/23) kemarin.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada (10/1/23), fenomena kemunculan pulau baru usai terjadi gempa di Maluku tersebut sontak saja membuat masyarakat geger.
Baca Juga: Belum Ada Penahanan Terhadap Ferry Irawan, Venna Melinda Akhirnya Minta Bantuan Hotman Paris
Tidak hanya itu, beberapa masyarakat juga mengaku was-was jika kemunculan pulau baru tersebut berkaitan dengan bencana alam.
Junus Frederick Batlayeri selaku Kadis Kominfo juga membenarkan adanya fenomena kemunculan pulau baru di kawasan Tanimbar, Maluku tersebut.
Namun diinformasikan jika kemunculan fenomena yang diduga pulau baru tersebut ternyata berasal dari material lumpur.
Dimana material lumpur tersebut muncul dan berbentuk menggunung seperti sebuah pulau kecil.
Menurut dugaan Junus, kemunculan material lumpur yang kemudian membentuk seperti sebuah pulau tersebut akibat dari guncangan gempa yang cukup besar.
Kadis Kominfo Junus Frederick Batlayeri juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada Ketika melihat kondisi seperti ini.
Namun Junus Frederick Batlayeri jug mengingatkan agar masyarakat bisa mencari sumber informasi yang benar agar tidak termakan hoaks yang nantinya akan menimbulkan kepanikan publik.
Sedangkan Herfien Samalehu selaku Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) menuturkan jika kemunculan material lumpur yang menyerupai pulau baru tersebut akibat deformasi regional.
“Jadi fenomena ini bisa terjadi pasca gempa bumi yang menyebabkan deformasi regional,” ujar Herfian.
Lebih lanjut Herfian menegaskan jika fenomena munculnya pulau baru dari material lumpur tersebut tidak menyebabkan bahaya collateral hazard yang biasanya berupa longsoran skala massif, gerakan tanah dengan likuifaksi ataupun tsunami.
Herfian juga menghimbau kepada masyarakat hal yang sama dengan Frederick, bahwa masyarakat jangan sampai termakan isu yang membuat kepanikan.
“Kami menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan dari BPBD atau BMKG setempat,” jelas Herfian.
“Jangan terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami,” imbuhnya.
***

Share this article
pasca gempa Maluku yang terjadi, muncul sebuah pulau Baru yang menghebohkan di Tanimbar, ahli menjelaskan hal ini