AYOJAKARTA.COM - Dua remaja di Makassar baru saja melakukan tindakan yang menggemparkan masyarakat. Para pelaku yang berusia 14 dan 17 tahun tersebut menculik dan menghabisi nyawa bocah 11 tahun bernama M. Fadli Sadewa.
Motif kedua pelaku tidak lain adalah karena termakan iming-iming tingginya harga jual organ tubuh dalam sebuah situs online. Situs bernama Yandex itu menyebutkan bahwa harga organ manusia mencapai jutaan dolar.
Namun, seperti dilansir Ayojakarta.com dari Lambeturah.co.id, kedua remaja tersebut hanya membunuh sang korban tanpa mengambil organ tubuhnya.
Baca Juga: Wow! Drama Korea The Glory Membawa Dampak Nyata, Aktor Ini Ngaku Melakukan Pembulian!
"Ya, terobsesi dari website (Yandex). Tapi, pelaku tidak mengambil organnya karena tidak tahu. Hanya membunuh, mengikat, lalu membuangnya," terang Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Azis.
Sementara itu, penemuan kasus mencengangkan ini diawali dari laporan ibu Fadli pada polisi, Senin (9/1/2023), karena buah hatinya belum pulang.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan rekaman CCTV di lokasi terakhir yang didatangi Fadli. Dari rekaman tersebut, tampak bocah dibawah umur itu dijemput oleh salah seorang pelaku menggunakan motor.
Baca Juga: Depok Diguyur Hujan Es, Komentar Warganet Bikin Ngakak!
Berkat rekaman tersebut, polisi berhasil menangkap para pelaku dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
Berdasar pengakuan para pelaku, Fadli dibawa ke rumah salah satu dari mereka. Korban lalu disuguhi laptop dengan headset kemudian dicekik dari belakang hingga tidak bernyawa.
Setelahnya, jasad Fadli diseret ke kamar mandi untuk diikat dan dimasukkan ke kantong plastik. Dua remaja sadis tersebut kemudian membuang tubuh sang bocah ke kolom jembatan Waduk Nipa-nipa Moncongloe.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan polisi sementara itu jasad korban yang telah ditemukan dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.

Share this article
Mengetahui tingginya harga jual organ tubuh, dua remaja nekat membunuh bocah dibawah umur dengan cara yang kejam.