AYOJAKARTA.COM--Misteri uang Rp100 triliun di rekening milik Brigadir J masih menjadi salah satu hal yang sangat ramai untuk diperbincangkan.
Baru-baru ini, Irma Hutabarat kembali mengungkit dan memberikan pendapatnya tentang nominal uang Rp100 triliun yang ada di rekening milik Brigadir J tersebut.
Dalam podcastnya bersama dengan Ketua LMR RI Glenn Tumbelaka, Irma Hutabarat mencoba melakukan analisa terhadap misteri uang Rp100 triliun di rekening Brigadir J.
Sebelumnya, sebuah surat ditandatangani oleh Anita Amalia Dwi Agustine, Asisten PNC BNI sekaligus saksi dari BNI dalam kasus Brigadir Joshua.
Surat tersebut menuliskan sebuah nominal sebesar Rp 99,99 triliun yang kemudian dicurigai sebagai bentuk transaksi debet dari rekening Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta dari Republika dalam artikel Ini Klarifikasi BNI Terkait Rekening Brigadir J yang Sampai di Angka Rp 100 Triliun, BNI secara resmi telah melakukan klarifikasi tentang dugaan transaksi senilai Rp100 triliun di rekening milik Brigadir Joshua.
“Kami luruskan dan tegaskan di sini bahwa nilai nominal dalam dokumen berita acara tersebut bukanlah nominal transaksi ataupun saldo rekening nasabah, sebagaimana dibahas dalam kanal youtube tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (26/11/2022).
Sementara itu, Irma Hutabarat masih belum yakin dan berusaha mengkritisi pernyataan ataupun klarifikasi dari pihak BNI.
Pasalnya, BNI melakukan klarifikasi bahwa pihaknya telah melakukan segala hal sesuai dengan aturan yang berlaku.
Irma menilai bahwa seharusnya pihak BNI langsung menghubungi ahli waris dari Brigadir J setelah mendengar berita kematian nasabahnya tersebut.
“Oki mengatakan bahwa BNI bekerja sesuai dengan aturan. Kalau memang sesuai aturan, setelah mengetahui Yoshua meninggal dunia itu harus menghubungi ahli waris,” kata Irma.
Ia kemudian menjelaskan, bahwa seharusnya ahli waris dari Brigadir J diberi informasi tentang keberadaan rekening maupun saldo dari almarhum.
Baca Juga: Benarkah Yosua dan Ferdy Sambo Terlibat Pencucian Uang? Pakar Hukum TPPU Menduga Rekening Yosua...
“Pertama yang harus dilakukan oleh BNI menghubungi keluarga setelah kematian dan kemudian ahli waris yang akan diberitahukan rekening dan saldonya. Itu tidak dilakukan oleh BNI,” jelasnya.
Sementara itu, Glenn kemudian menambahkan dan menyatakan sebuah kesalahan fatal yang dilakukan oleh pihak BNI
“Dan BNI membiarkan uang 200 juta rupiah pindah,” tambah Glenn Tumbelaka.

Share this article
Irma Hutabarat kembali mengungkit dan memberikan pendapatnya tentang nominal uang Rp100 triliun di rekening Yosua dan menyinggung BNI