AYOJAKARTA.COM - Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) yang memberikan seluruh mahasiswa kesempatan untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai langkah persiapan karier.
Kemdikbudristek meluncurkan berbagai kebijakan dalam mendukung sistem pendidikan Indonesia, salah satunya Kampus Merdeka. Kebijakan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan minat dan bakatnya.
Tak hanya itu, Kampus Merdeka juga memberikan banyak manfaat, khususnya bagi mahasiswa. Berikut alasan mengapa mahasiswa harus mengikuti program-program dari Kampus Merdeka:
- Kegiatan praktik di lapangan akan dikonversi menjadi SKS.
- Eksplorasi pengetahuan dan kemampuan di lapangan selama lebih dari satu semester.
- Belajar dan memperluas jaringan di luar program studi atau kampus asal.
- Menimba ilmu secara langsung dari mitra berkualitas dan terkemuka.
Baca Juga: Syarat Lengkap Kampus Merdeka 2023 Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat, Cek di Sini
Mengutip dari laman resmi kampusmerdeka.kemdikbud.go.id, ada 9 program Kampus Merdeka, yaitu sebagai berikut.
Program Kampus Merdeka
1. Kampus Mengajar
Bantu peningkatan kualitas pendidikan dasar dengan terlibat langsung pada proses pengajaran di sekolah-sekolah yang berlokasi di seluruh daerah di Indonesia.
2. Magang
Dapatkan pengalaman dunia kerja secara langsung sebagai persiapan karir atau dunia kerja.
3. MSIB (Studi Independen)
Magang dan studi independen bersertifikat dengan menjalankan proyek penelitian dengan studi kasus nyata dari para pelaku industri ternama.
4. Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Program pertukaran mahasiswa dalam negeri yang memberikan pengalaman langsung untuk lebih memaknai keberagaman budaya nusantara.
5. Wirausaha Merdeka
Ikuti program unggulan dari berbagai Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha.
6. Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)
Program pertukaran dengan universitas lain dari seluruh dunia untuk bertukar budaya.
7. Praktisi Mengajar
Ruang kolaborasi antara Praktisi sebagai representasi industri dengan dosen Perguruan Tinggi dalam bentuk pengajaran mata kuliah agar mahasiswa lebih siap untuk masuk ke dunia kerja.
8. Bangkit (oleh Google, GoTo, and Traveloka)
Program kesiapan karier spesifik dengan 3 pilihan program, yaitu Machine Learning, Mobile Development, dan Cloud Computing.
9. Kementerian ESDM - GERILYA
Kembangkan kompetensi di bidang energi bersih dan terbarukan melalui program Studi Independen yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.***

Share this article
Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kemdikbudristek yang memberikan seluruh mahasiswa sesuai bakat.