AYOJAKARTA.COM--Hasil pemeriksaan Poligraf Putri Candrawathi atau PC sebelumnya menunjukkan angka minus.
Hal ini tentu menjadi perbincangan masyarakat, tak luput juga dari perhatian kuasa hukum Bharada E yakni Ronny Talapessy atau biasa dipanggil Bang Ronny.
Ronny Talapessy dalam kanal YouTube metrotvnews mengungkapkan momen saat dirinya ikut mendampingi kliennya dalam pemeriksaan kasus suami Putri Candrawathi itu.
Sebelumnya dari Asosiasi Poligraf Indonesia, Agung Prasetya menjelaskan tentang Poligraf yang sempat dilakukan PC.
Baca Juga: Di Balik Sikap Tenang Ferdy Sambo, Pakar Mikro Ekspresi: Mungkin Merefleksikan Kebohongan
Salah satunya terkait jawaban Putri Candrawathi apakah berbohong ada keterlibatan dalam rencana pembunuhan Brigadir J.
Dan pada skor minus 25 milik PC saat itu disebut hanya mengenai pertanyaan yang berkaitan dengan perselingkuhan saja.
Kuasa hukum Bharada E lalu menambahkan terkait kenapa Poligraf itu harus dilakukan.
"Ketika mereka menyampaikan ada pelecehan saya pikir waktu Timsus ya penyidik tentunya mencari alat bukti ya. Tetapi ternyata tidak ditemukan bukti tersebut," ujar Ronny.
Baca Juga: Kuat Maruf: Lebih Berat Saya yang Mulia, Cuma Tingginya, Tinggian Ibu
Sehingga apa yang disampaikan pihak PC itu tidak mendukung pemeriksaan.
Jadi menurut Ronny hal terkait pernyataan mereka yang menyatakan ada pelecehan itu diragukan.
Kasus yang menewaskan Brigadir J hingga kini masih dalam penyelidikan.
Drama demi drama disebut turut mewarnai perkara pembunuhan Brigadir Yosua
Skenario palsu Ferdy Sambo juga pernah ikut meramaikan pemeriksaan di Persidangan.
Segala upaya pun dilakukan untuk menggali informasi-informasi agar terpecahnya misteri di dalamnya.
Tak sedikit nama yang ikut terseret pada kasus ini, puluhan saksi dihadirkan dalam persidangan.
Bahkan banyak nama yang mengaku rugi atas ulah Ferdy Sambo tersebut.***

Share this article
Ronny Talapessy menyebut penyidik cari bukti pengakuan Putri Candrawathi dengan pemeriksaan Poligraf berikut penjelasannya