AYOJAKARTA.COM – Sebuah penelitian mengungkapkan kemungkinan dan potensi Sesar Baribis menimbulkan Gempa Bumi dalam jangka waktu tertentu.
Akhir-akhir ini, bencana alam Gempa Bumi terjadi beberapa kali di sepanjang Pulau Jawa dengan kekuatan dan potensi yang berbeda-beda.
Tak bisa dipungkiri, fakta bahwa Pulau Jawa menyimpan beberapa sesar aktif menjadi potensi yang tinggi untuk terjadi bencana alam Gempa Bumi.
Di wilayah Provinsi Jawa Barat, setidaknya dijumpai enam struktur sesar regional, yaitu Sesar Cimandiri, Sesar Cipeles, Sesar Baribis, Sesar Lembang, Sesar Pelabuhan ratu, dan Sesar Citanduy.
Baca Juga: Australia Kecewa dan Kecam Indonesia karena Bebaskan Napi Teroris Bom Bali
Sesar Baribis menjadi salah satu sesar aktif yang turut mengancam pulau Jawa dengan potensi gempa bumi yang akan melanda.
Sesar adalah suatu rekahan pada batuan dimana bagian yang dipisahkan oleh rekahan kan bergerak satu terhadap yang lain.
Bidang sesar (fault plane) adalah sebuah bidang tektonik diantara dua blok tektonik yang terpisah akibat adanya sesar tersebut.
Hasil Penelitian Sesar Baribis
Universitas Padjajaran mengunggah sebuah penelitian tentang analisis potensi dan kerentanan gempa pada jalur Sesar Baribis.
Dikutip AyoJakarta.com dari jurnal di situs resmi Universitas Padjajaran, ada sebuah penelitian yang mengungkapkan kerentanan gempa akibat Sesar Baribis.
Baca Juga: Terbaru! Tersingkir 16 Besar Piala Dunia 2022, Timnas Spanyol Umumkan Pelatih Baru, Siapa Dia?
Hasil dari perekaman microearthquake menunjukkan jumlah gempa yang terekam selama 60 hari adalah 46 gempa dari skala 0,1 Mw hingga 3,2 Mw.
Kedalaman gempa terdangkal adalah 1 km, dan yang terdalam adalah 85 km. Sumber gempa dominan adalah pada Zona Sesar Baribis dengan kedalaman gempa kurang dari 50 km.
Arah dan rezim gaya yang tercatat dari perhitungan momen tensor memperlihatkan sesar naik dan sesar geser.
Maximum Credible Earthquake (MCE) dari data empiris panjang sesar dan literatur menunjukkan Zona Sesar Baribis memiliki nilai 6,5.
Baca Juga: Oknum Anggota Polres Kepulauan Seribu Viral Hamili Kekasih, Kini Jalani Patsus
Perhitungan kemungkinan perulangan gempa (parameter a dan b) pada daerah sekitar Sesar Baribis menghasilkan tingkat kemunculan gempa dengan skala 6,4 dalam 50 tahun sebesar 7,9%.
Berdasarkan kedalaman data perekaman MEQ dan pengamatan permukaan, Zona Sesar Baribis diperkirakan adalah sesar aktif, terutama pada segmen bagian utara.
Sesar ini diklasifikasikan menurut UBC tahun 1997 adalah Sesar Aktif Tipe C. Dikarenakan momen magnitudonya sebesar 6.5 Mw.
Itulah informasi yang dapat kami berikan berkaitan dengan hasil analisis kerentanan gempa pada jalur Sesar Baribis.***

Share this article
Tak bisa dipungkiri, fakta bahwa Pulau Jawa menyimpan beberapa sesar aktif menjadi potensi yang tinggi untuk terjadi bencana alam Gempa Bumi