AYOJAKARTA.COM--Ayah Brigadir Yosua yaitu Samuel Hutabarat, ibu, hingga bibi dari Brigadir J meminta kepada Bharada Richard Eliezer untuk berkata jujur saat persidangan.
Hal tersebut terjadi pada saat persidangan sidang pemeriksaan saksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
Terdakwa Bharada Eliezer pun terlihat menangis ketika keluarga Brigadir Yosua meminta berkata jujur saat di persidangan, seperti yang Dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Kompas Tv pada Senin (5/12/2022).
“Saya tidak meyakini bang Yos (Brigadir J) telah melakukan pelecehan,” ujar Bharada Eliezer dalam persidangan.
Mantan ajudan Ferdy Sambo ini pun kemudian berjanji kepada keluarga Brigadir Yosua akan berkata jujur pada persidangan selanjutnya, bahkan siap untuk membela almarhum Brigadir J untuk terakhir kalinya.
“Saya cuma ingin menyampaikan saya akan berkata jujur,” kata Eliezer saat ditanya majelis hakim.
“Saya akan membela untuk terakhir kalinya, akan membela abang saya, abang Yos untuk terakhir kalinya,” tambahnya.
Baca Juga: Resmi! LPSK Ajukan Keringanan Hukuman Richard Eliezer, Begini Penjelasan Lengkapnya
Ayah almarhum Yosua, Samuel Hutabarat mengungkapkan bahwa telah memaafkan perbuatan Bharada E, namun keluarga meminta bahwa proses hukum tetap berjalan.
Ia dan keluarga pun meminta agar Eliezer berkata kejujuran.
“Harus berkata jujur, apa yang kamu lihat, apa yang kamu rasakan pada saat kejadian saya mohon di persidangan selanjutnya di hadapan hakim kamu jujur,” kata Samuel.
“Sama pak, kami minta berkata jujurlah sejujur-jujurnya, agar pemulihan nama anak saya jangan skenario itu terus, itu anak saya sudah terbunuh dengan sadis dan keji masih juga selalu difitnah ini terus rekayasa mereka,” ungkap Ibu Brigadir Yosua
“Mohon Bharada E, ini sebagai ibu kamu juga punya ibu dan keluarga mohon berkata jujur anakku, berkata jujur jangan dibohong-bohongi jangan ada yang dibohong-bohongi dan ditutup-tutupi,” sambungya.
Seketika, Bharada E pun tak bisa menahan tangisannya dan ditenangkan oleh kuasa hukumnya
Janji terdakwa Richard Eliezer kepada keluarga almarhum Brigadir untuk berkata jujur dalam persidangan selanjutnya sebagai bentuk pembelaan terakhir kepada Brigadir Yosua mulai dibuktikan.
Baca Juga: Ciri-ciri Perempuan yang Keluar dari Rumah Ferdy Sambo Sambi Menangis: Rambut Pendek, Sawo Matang
Pada persidangan selanjutnya Eliezer buka mulut terkait skenario Ferdy Sambo, sehingga kasus pembunuhan Brigadir Yosua mulai terkuak kebenarannya.
Pakar Hukum Pidana yakni Asep Iwan Iriawan, menilai bahwa keterangan Eliezer dalam menjelaskan kejadian penembakan terhadap Brigadir J dengan runtut merupakan suatu pernyataan yang jujur.
“Saya menilai Eliezer menembak Brigadir J memang karena perintah atasan, karena Eliezer mengaku tidak ingat berapa kali dan kemana dia menembak,” sambungnya.***

Share this article
terungkap pembelaan terakhir Bharada Eliezer untuk Brigadir Yosua dalam sidang pembunuhan yang diotaki ferdy Sambo