AYOJAKARTA.COM – Sidang kasus pembunuhan Brigadir J yang kembali digelar hari Senin (21/11/2022) menghadirkan 10 saksi polisi, salah satunya Bripka Danu.
Peran Bripka Danu dalam kasus pembunuhan Brigadir J adalah sebagai anggota Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dalam melakukan olah TKP.
Usai lakukan olah TKP, Bripka Danu mengungkap kejanggalannya terhadap skenario awal yang diciptakan terkait tembak menembak.
Dilansir AyoJakarta.com dari Channel Youtube Kompas TV, Bripka Danu menceritakan kejanggalan-kejanggalan dalam sudut pandang pribadinya.
“Kalau untuk saya pribadi dari olah TKP itu banyak kejanggalan yang mulia,” ucap Bripka Danu.
Dalam penjelasannya, ia mengungkap beberapa poin kejanggalan, misalnya dirinya tidak menemukan barang-barang milik korban di TKP.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sesuai dengan penemuannya di TKP menunjukkan pada arah tembakan tidak berceceran darah.
Dalam hal ini, pernyataan yang ia maksud adalah tidak ada tetesan atau ceceran darah yang di pihak lawan.
“Hanya bergenang satu titik darah itu saja di tubuh jenazah, hanya ada satu titik darah,” ujar Bripka Danu.
Kemudian Bripka Danu melanjutkan penjelasannya terkait poin kejanggalan lain yang ia temukan di TKP.
“Kemudian tidak ada lubang-lubang dari arah tembakan dari atas ke bawah itu tidak ada ditemukan lubang,” kata Bripka Danu.
Dirinya juga mengungkap bahwa sebenarnya sejak awal proses olah TKP, ia sudah curiga dengan beberapa kejanggalan yang ia temukan.
Terlebih, saat ia menemukan korban Yosua berceceran darah dengan kondisi sedang memakai masker.
Namun, saat lebih lanjut memastikan kondisi korban dalam keadaan tersebut pada Kasatreskrim yang berada pada lokasi, tidak ada satupun yang menjawab.
Bripka Danu mengungkap bahwa semua orang yang ada disana terdiam dan tak berkutik ketika ia tanya terkait dengan masker Brigadir Yosua.
Atas dasar beberapa penemuannya di TKP, dalam sudut pandang Bripka Danu menerangkan bahwa skenario tembak menembak tidak terbukti.***

Share this article
Hadir sebagai saksi kasus pembunuhan Brigadir J, Tim Identifikasi ungkap kejanggalan skenario tembak menembak, Bripka Danu sebut soal darah