AYOJAKARTA.COM - Mantan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Sidang Lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J dilakukan hari ini, Senin, 21 November 2022 masih dengan agenda pemeriksaan saksi.
Dimana saksi Ridwan Soplanit menyampaikan kronologi saat melakukan olah TKP penembakan Brigadir J di kediaman Ferdy Sambo di Duren Tiga.
Baca Juga: Fakta Baru Mengejutkan! Saksi Ungkap Rekening Ricky Rizal Terima Transferan dari Brigadir J, Segini Nominalnya
Berdasarkan pengakuan Ridwan Rhekynellson Soplanit, Brigadir J ditemukan dalam kondisi tertelungkup setelah kejadian penembakan di Duren Tiga. Kondisi mayatnya juga terlihat bersimbah darah.
Kemudian dilakukan proses pemeriksaan olah TKP oleh anggota Iden dari pihak Polres Metro Jakarta Selatan yang dipantau Ridwan Rhekynellson Soplanit.
"Pada saat saya datang posisi mayat tertelungkup, kemudian dibikin terlentang dan dilakukan proses pemeriksaan. Kemudian saat itu juga memang, sebelum dilakukan tahapan olah TKP oleh Iden, saya lihat juga maskernya ada," jelas Ridwan Rhekynellson Soplanit dikutip AyoJakarta.com dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV pada Senin (21/11/2022).
Baca Juga: Irma Hutabarat Ungkap Harapan Ibu Brigadir J di Momen Ultah Putranya yang ke 28, Ingin Nama Baik Anaknya Pulih
Pada saat menjelaskan posisi Brigadir J pasca penembakan, Ridwan Soplanit mengungkapkan bahwa jenazah masih terlihat menggunakan masker yang menutupi separuh wajahnya.
"Dokumentasi kita itu pada saat ditelungkup masih ada, masker masih dipakai. Kemudian begitu berbalik masker kelihatan juga memang dipakai," ungkap Ridwan Rhekynellson Soplanit.
Setelah itu dilakukan pengecekan dari tubuh jenazah untuk diperiksa ada berapa titik luka yang ditemukan. Saat itu juga masker yang dikenakan korban dibuka untuk mengetahui kondisi wajahnya.
Baca Juga: Semakin Nyata, Pakar Forensik Sebut Brigadir J Korban Kekerasan Seksual, Ini Alasannya!
"Kemudian ada pengecekan juga dari anggota Iden kita yaitu pengecekan beberapa titik luka termasuk maskernya itu dibuka, tapi anggota Iden kita itu menggunakan sarung tangan," jelas Ridwan Soplanit.
Ridwan Soplanit menyampaikan bahwa ditemukan luka pada jasad Brigadir J yakni pada daerah hidung dan bibir.
"Dibuka untuk melihat di balik masker itu dia melihat ada beberapa luka di hidung sama bibir yang saat itu dilihat," ungkap mantan Kasat Reskrim Polers Metro Jaya Jakarta Selatan tersebut.
Baca Juga: Link Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Terbaru! Bharada E Bersama 2 Sosok Lainnya Akan Hadapi Agenda Ini
"Ya, ada garis luka di hidung dan bibir, tapi kita tidak lebih spesifik apa lukanya, kemudian cuman pengecekan awal, ditutup lagi, kemudian melakukan pemeriksaan di beberapa titik," sambungnya.
Kemudian Hakim bertanya kepada Ridwan Soplanit terkait tembakan yang mengenai korban Brigadir J saat itu.
"Laporannya sekilas ada berapa tembakan dalam tubuh korban?" tanya Hakim.
Baca Juga: Bukan Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Pakar Forensik Sepakat Pelaku Pelecehan Seksual Adalah Orang Ini
Ridwan Soplanit menjelaskan yang timnya lihat ketika olah TKP terdapat lubang bekas tembakan pada bagian dada dan terdapat luka goresan di bagian kelingking.
"Saat itu yang tembakan itu mereka cuman menyampaikan yang dia lihat saat itu di titik di dada tembakan itu kemudian di kelingking ada seperti luka goresan," jelas Ridwan Soplanit.
Ridwan Soplanit juga menegaskan kembali bahwa memang ditemukan ada luka di sekitar hidung bibir dan dagu Brigadir J.
Baca Juga: Bukan Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Pakar Forensik Sepakat Pelaku Pelecehan Seksual Adalah Orang Ini
"Kemudian yang saya bilang tadi di sekitar hidung bibir dan dagu ada luka," ungkap Ridwan Soplanit.
Luka lubang bekas tembakan hanya ditemukan di bagian dada saat pemeriksaan awal dan satu lagi di tangan bagian lengan.
"Kemudian yang luka lubang itu saat itu cuman lihat yang di dada saat pemeriksaan awal saja," jelas Ridwan Soplanit.
"Kemudian ada satu di tangan," sambungnya.***

Share this article
Mantan Kasat Reskrim, Ridwan Rhekynellson Soplanit ungkap fakta kondisi mayat Brigadir J, ada 2 tembakan dan luka di wajah.