AYOJAKARTA.COM – Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini belum usai.
Kini, persidangan kasus pembunuhan Brigadir J semakin memanas.
Proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir J semakin menegangkan lantaran pernyataan saksi dari pihak Ferdy Sambo yang mencengangkan.
Baca Juga: Mbah Moen : Lakukan Ini Jika Ingin Selalu Dicukupkan dan Dijamin Rezekinya oleh Allah
Saksi dari pihak Ferdy Sambo menyebut bahwa Brigadir J memiliki perilaku yang tidak baik.
Mulai dari menyebut Brigadir J adalah sosok yang temperamen hingga memiliki kepribadian ganda.
Kini, pernyataan saksi lain dari pihak Ferdy Sambo menggemparkan publik.
Saat persidangan, Adzan Romer selaku ajudan Ferdy Sambo dan Damson selaku satpam dihadirkan sebagai saksi.
Dalam kesempatan itu, Adzan Romer dan Damson diberi pertanyaan oleh Febri Diansyah, yang merupakan pengacara Putri Candrawathi.
Febri Diansyah menanyakan kepada Adzan Romer dan Damson terkait informasi Brigadir J yang sering datang ke tempat hiburan malam.
Mendapat pertanyaan tersebut, Adzan Romer memberikan jawabannya.
Adzan Romer membenarkan Brigadir J sering pergi ke tempat hiburan malam hingga main perempuan.
Mengenai pengakuan Romer yang menyebut Brigadir J pergi ke tempat hiburan malam, Martin menyebut bahwa Romer hanya mendengar pengakuan dari ADC yang lain atau ART.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube TvOneNews, Martin menyebut bahwa apa yang disampaikan oleh Romer tidak sesuai dengan kualifikasi.
“Yang disampaikan oleh Romer itu tidak sesuai dengan kualifikasi Pasal 1 angka 24 melihat, mendengar, dan mengalami langsung suatu peristiwa, nah itu masuk memenuhi kualifikasi,” sebutnya.
“Kalo Damson ini adalah orang bayaran Sambo atau orang menerima upah dan dia tugasnya apa, tugasnya satpam. Yoshua apa tugasnya, ADC. Kalo dua-duanya pergi ke klub siapa yang jaga rumah? Logic gak?” tambahnya.***

Share this article
Semakin memanas antara Ferdy Sambo dan kubu Brigadir J dalam kasus pembunuhan Yoshua. Brigadir J disebut sering dugem