AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo masih belum menemukan titik temu.
Namun baru-baru ini, Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum keluarga Brigadir J mengungkapkan data terbaru yang mengungkap alasan Ferdy Sambo menembak Brigadir J.
Kamaruddin Simanjuntak selama ini tidak pernah percaya terhadap kesaksian Putri Candrawathi yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh Brigadir J.
Terbukti hingga saat ini masih belum ada bukti kuat yang mendukung alasan Putri Candrawathi tersebut.
Baca Juga: Menakar Loyalitas ART Susi, Pakar Mikro Ekspresi: Mati atau Hidup Akan Ikut Majikan
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV yang diunggah pada 28 Oktober 2022, Kamaruddin Simanjuntak menggunakan intelijennya dan mengungkapkan data–data mengerikan.
Banyak informasi yang didapatkan Kamaruddin Simanjuntak dari pihak yang masih dalam lingkaran aparatur kepolisan maupun pihak luar.
Bahkan Kamaruddin sempat memperlihatkan percakapan yang berisi informasi tersebut kepada Uya Kuya.
Semua informasi yang didapatkan tersebut menurut Kamaruddin Simanjuntak adalah akurat.
Namun pihak pemberi informasi banyak yang tidak ingin namanya disebut sebagai narasumber karena beberapa masih aktif bertugas dan tidak ingin mempertaruhkan jabatannya.
Salah satu yang valid adalah informasi sepatu almarhum Brigadir J yang dibuang ke Jambi.
Ternyata setelah beberapa waktu, Kamaruddin Simanjuntak mendapat kabar bahwa sepatu almarhum beserta beberapa barang lainnya sudah berada di Jambi, di Sungai Bahar.
Informasi lain yang didapat dan sangat mengejutkan adalah adanya transaksi perjudian online yang dilakukan oleh pihak dalam lingkaran Ferdy Sambo.
Transaksi yang dilaporkan tidak main–main, mencapai triliunan rupiah yaitu hingga Rp 150 Triliun lebih.
Tak hanya itu, ada juga informasi dari orang yang menurut Kamaruddin Simanjuntak bukan orang sembarangan.
Ia memberikan informasi bahwa ada transaksi jual beli narkoba yang diimpor dari luar negeri.
Data intelijen yang didapat Kamaruddin Simanjuntak ini bukanlah data sembarangan, melainkan data padat dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
Karena setelah ada informasi tersebut, beberapa hari setelahnya ada laporan bahwa ada aparat kepolisan yang tertangkap karena narkoba.
Ada pula informasi yang mengatakan bahwa saat itu bukan Putri Candrawathi yang dilecehkan Brigadir J, namun justru sebaliknya.
Hal tersebut yang sempat membuat almarhum Brigadir J dan Kuat Maruf bersitegang hingga Kuat Maruf sempat menodongkan pisau.
Itulah yang menyebabkan Putri Candrawathi tersinggung dan lapor kepada Ferdy Sambo serta merancang pembunuhan berencana kepada Brigadir J.
Menurut Kamaruddin Simanjuntak, fakta informasi tersebut pernah dibenarkan oleh Bharada E.***

Share this article
Berikut ini alasan Ferdy Sambo membunuh Brigadir J yang diungkap oleh pengacara Kamaruddin Simanjuntak.