AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J masih terus bergulir mencari titik terang kebenarannya.
Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terus berupaya menguak kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang tewas di tangan Ferdy Sambo.
Hingga kini masih dicari tahu secara pasti, apa motif sesungguhnya Ferdy Sambo tega membunuh ajudannya sendiri di rumahnya kompleks Polri Duren Tiga beberapa waktu lalu.
Sang terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terus mengungkit adanya pelecehan seksual yang menjadi alasan pembunuhan, namun hingga kini belum ada satupun bukti kuat yang mengungkapkan adanya hal tersebut.
Baca Juga: Sindir Susi dan Kodir Art Ferdy Sambo di Persidangan, Hakim: Kemarin Macam Orang Sakit Gigi
Ferdy Sambo sebelumnya mengaku marah setelah mendengar laporan dari sang istri yakni Putri Candrawathi bahwa telah dilecehkan oleh Brigadir J.
Mendengar laporan itu, Ferdy Sambo lalu marah besar kepada Yosua karena berani melecehkan istrinya Putri Candrawathi.
Oleh karena itu demi menjaga marwah dan harga dirinya, Ferdy Sambo tega membuat skenario pembunuhan kepada ajudannya sendiri.
Kendati demikian, dalam suatu kesempatan terdakwa Ferdy Sambo diketahui sempat menyampaikan permohonan maaf di dalam persidangan kepada para mantan ajudannya atas peristiwa yang telah terjadi.
Para ajudan Ferdy Sambo itu di antaranya adalah Adzan Romer, Daden Miftahul Haq, Prayogi Iktara Wikaton dan Farhan Sabilah.
"Saya ingin sampaikan permohonan maaf kepada mereka karena saya sudah menganggap mereka sebagai anak-anak saya," ujar Ferdy Sambo di PN Jaksel Selasa (8/11/2022) seperti dikutip ayojakarta.com dari PMJ News pada Rabu (9/11/2022).
Ferdy Sambo juga menyampaikan permintaan maaf khusus kepada mantan ajudannya Yogi atau Prayogi Iktara Wikatan karena adanya peristiwa ini dirinya diketahui harus membatalkan pernikahan.
"Karena ada peristiwa ini mereka harus diproses dan bahkan si Yogi harus membatalkan pernikahan," ujar Ferdy Sambo.
"Saya sampaikan permintaan maaf kepada anak-anak saya ini, supaya mereka tahu peristiwa yang mereka hadapi," tandasnya di dalam persidangan.***

Share this article
Berikut permintaan maaf Ferdy Sambo pada ajudannya Prayogi Iktara Wikaton yang batal nikah gara-gara kasusnya.