AYOJAKARTA.COM - Nama Irjen Teddy Minahasa Putra menjadi perbincangan masyarakat setelah dirinya dilantik jadi Kapolda Jawa Timur.
Irjen Teddy Minahasa terus jadi buah bibir setelah dirinya tertangkap karena kasus narkoba.
Irjen Teddy Minahasa menjadi Kapolda Jawa Timur setelah ditunjuk untuk menggantikan Irjen Nico Afinta.
Sebelumnya dia pernah menjadi Kapolda Sumatera Barat pada 2021.
Baca Juga: Viral Klarifikasi dan Pembelaan Teddy Minahasa Tidak Terlibat Kasus Narkoba Ilegal : Saya Bersumpah!
Irjen Teddy Minahasa diketahui sudah lebih dari satu kali dipromosikan sebagai seorang Kapolda.
Hal ini membuat Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, selaku Kabareskrim Polri 2008-2009 heran.
Apa yang membuat Teddy Minahasa menjadi seorang Kapolda kembali?
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Minggu (16/10/2022), Komjen Pol Susno Duadji memberikan tanggapannya terkait kasus yang menyeret pejabat tinggi Polri itu.
Ia menyebut bahwa dengan adanya kasus tersebut, Kepolisian belum mampu memantau kinerja karier seorang aparat penegak hukum.
“Artinya di dalam tubuh Polri sendiri tidak mampu memantau karier seseorang, tidak mampu memantau kepribadian seseorang,” Kata Susno Duadji.
“Kemudian Saya juga curiga, apakah karena Pak Teddy Minahasa ini punya kemampuan finansial yang lebih sehingga dia dipromosikan sampai tiga kali jadi Kapolda?” tanyanya.
Baca Juga: Terungkap! Ini Dia Wajah Sosok ‘Mami Linda’ yang Beli Sabu dari Irjen Teddy Minahasa
Seperti diketahui, Irjen Teddy Minahasa tercatat sebagai polisi terkaya dengan harta kekayaan mencapai Rp 29 miliar mengalahkan Listyo Sigit.
Menurut Susno Duadji, masih banyak anggota lain yang lebih berkompeten untuk memangku jabatan tersebut.
“Saya pernah mengatakan dalam suatu forum bahwa ko seperti nggak ada orang lain saja,” kata Susno Duadji.
“Seorang menjadi Kapolda sampai tiga kali, empat kali sedangkan yang lain bermimpi saja tidak boleh apa ini pembinaan karier,” tambahnya.
Ia mengungkapkan bahwa seyogyanya kandidat dalam pemilihan jabatan strategis tersebut harus selalu dipantau.
Baik dari karier maupun kepribadian yang dimiliki, agar tetap menjaga kepercayaan masyarakat kepada instansi Kepolisian.***

Share this article
Berikut komentar Susno Duadji terkait dipilihnya Irjen Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jatim menggantikan Irjen Nico Afinta.