AYOJAKARTA.COM--Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 korban jiwa masih menjadi sorotan masyarakat Indonesia.
Pada Kamis (6/10/22) malam Mata Najwa mengangkat tema tragedi Kanjuruhan yang mengundang beberapa narasumber, di mana diantaranya ada para fans sepakbola Indonesia.
Baca Juga: Saksi Mata Ungkap Hal Mengejutkan: Ada Suporter di Kanjuruhan yang Tingkahnya Seperti Kuda Lumping
Sebagai keluarga Aremania, Dadang pun turut serta menjadi bintang tamu di Mata Najwa. Namun, Dadang berbeda dengan dua Aremania lainnya yang hadir secara langsung. Dadang hanya hadir secara online.
Pembawa acara Maja Najwa, Najwa Shihab meminta bahwa tragedi ini harus diusut secara tuntas.
Para suporter klub lain pun setuju dengan apa yang dibicarakan oleh mba Nana, tidak terkecuali suporter 'musuh bubuyutan' Arema yakni Persebaya Surabaya (Bonek).
Baca Juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Sudah Manja-manjaan, Pertanda Hubungan Membaik?
Bonek yang diwakili oleh Andie Peci meminta izin kepada semua Aremania untuk bisa berkunjung ke Malang agar bisa mengucapkan bela sungkawa serta mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.
Namun niat baik Andie Peci terkait usut tuntas ditepis oleh Dadang.
"Untuk masalah cak Andie Peci dan teman-teman Bonek mau ke Kanjuruhan. Sama-sama ingin mengusut tuntas atau hadir di sana. Sebelumnya mohon maaf cak Andie, tanpa mengurangi rasa hormat panjenengan semua dan semua temen2 Bonek. Kalo pertandingannya tidak melawan Persebaya kami persilahkan, tetapi kan ini melawan Persebaya," kata Dadang yang menanggapi Andie Peci.
Baca Juga: Lagi, Insiden Gas Air Mata Terjadi di Liga Argentina Sebabkan 1 Orang Tewas
"Untuk usut tuntas mohon maaf sekali lagi, kami sudah berusaha, kami sudah bergerak, minta tolong (bukan hanya kepada bonek) seluruh suporter liga Indonesia, doakan kami saja, support kami agar tim independen ini sudah bisa berjalan dan membuka fakta yang sebenar-benarnya," tambah Dudung.
Pernyataan yang dilontarkan Dadang pun mendapat banyak sorotan dari Aremania. Banyak dari mereka yang menganggap bahwa pernyataan yang dilayangkan oleh Dadang tidak semestinya harus keluar.
"Saya Aremania gk kenal yg namanya Dadang, dia gk pernah eksis di sosmed komunitas Aremania. Tolong jangan generalisir statement nya Dadang sebagai suara Aremania. Kami Aremania ingin damai dengan seluruh suporter se Indonesia," tulis akun @liverpollgnt.
Pasca ramai-ramai dibicarakan publik terkait pernyataannya, Dadang pun membuat video klarifikasi.
"Saya Dadang, secara pribadi mohon maaf, mungkin atas kekeliruan omongan saya. Tidak ada maksud untuk menolak kehadiran teman-teman Bonek ke Malang, teman-teman suporter ke Malang, tidak apa. Khususnya kepada Bonek sepurane (mohon maaf), monggo, sampean mau ke Malang monggo. Meskipun mau ikut tahlil monggo,” tutur Dadang dari video yang dibagikan @alis_keriting.***

Share this article
Tragedi Kanjuruhan masih menjadi sorotan, termasuk pernyataan Dadang dari Aremania ini ternyata menimbulkan pro dan kontra, ini alasannya