AYOJAKARTA.COM - Terungkap bahwa data yang dibocorkan oleh hacker Bjorka adalah palsu.
Hal ini disampaikan oleh Bang Amri, IT Security Consultant di Fasapay.com.
Sebelumnya, viral di sosial media seorang hacker yang membobol berbagai macam keamanan dari situs instansi milik pemerintah dan menjual datanya di forum online.
Hal ini kemudian membuat orang-orang dari berbagai elemen menjadi panik dan ramai memperbincangkan kehadiran sosok Bjorka.
Baca Juga: Bjorka Beraksi Lagi, Menteri Luhut Kini Jadi Sasaran Karena Ternyata Ketahuan Belum Vaksin Booster
Menanggapi hal tersebut, seorang pengguna linkedin bernama Bang Amri kemudian mengungkapkan pendapatnya, perihal salah satu kasus kebocoran data yang dilakukan oleh hacker Bjorka.
Melalui sebuah artikel yang ditulisnya di linkedin, Bang Amri mencoba menganalisis salah satu sampel data Registrasi SIM Cards sebanyak 1,3 Miliar yang dijual di forum online.
“Saya meragukan kalau data-data ini adalah berasal dari data asli registrasi SIM Card karena formatnya tak sesuai,” tulisnya.
Pada sampel data tersebut, ternyata tidak terdapat nomor Kartu Keluarga yang seharusnya dibutuhkan juga dalam registrasi SIM Card.
“Kalau sampel yang diberikan pelaku adalah asli berasal dari registrasi SIM Card, ngapain capek-capek menghilangkan nomor KK,” jelas Bang Amri.
Kemudian, Bang Amri juga menjelaskan bahwa dirinya yakin kalau data yang dijual tersebut bukan hasil kebocoran data melainkan buatan belaka.
Tak hanya itu saja, Bang Amri kemudian menjelaskan bagaimana Bjorka bisa mengumpulkan data-data berisikan nomor telepon tersebut jika bukan data asli registrasi SIM Card.
“Sudah saya telusuri ini data berasal dari kebocoran yang sudah terjadi tahun lalu, bercampur dengan data yang lain. Semisal dari pinjol, BUMN, Fintech, dan lain-lain,” katanya.
Tak hanya itu saja, dijelaskan juga bukti lain bahwa data yang dibocorkan oleh Bjorka adalah palsu yaitu adalah data sample yang diberikan terduplikasi terlalu banyak.
“Nomor KTP nya sendiri ada 166,788 nomor yang terduplikat. Walaupun data registrasinya berbeda tanggal, tapi masa iya 1 orang pemilik KTP bisa punya 10 ribu HP hahaha,” jelasnya sambil bercanda.
Dari penjelasan Bang Amri, bisa diambil kesimpulan bahwa data yang dibocorkan oleh Bjorka adalah tidak valid, khususnya berkaitan dengan data registrasi SIM Card.***

Share this article
Benarkah Bjorka hacker palsu? Seorang IT Security mengungkap banyak kejanggalan terkait Hacker Bjorka.