Bisa Didiskualifikasi! Perhatikan Larangan dan Hal Penting saat Seleksi PPPK 2024 Ini Ya..

Illustrasi. Seleksi PPPK 2024
Illustrasi. Seleksi PPPK 2024

AYOJAKARTA.COM – Karena merupakan penentu kelulusan, seleksi kompetensi merupakan tahapan yang harus dilalui oleh setiap pelamar formasi PPPK 2024.

Dalam pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK, setiap pelamar akan diwajibkan untuk mengikuti sejumlah ketentuan.

Disamping ketentuan mengenai aturan berpakaian, peserta seleksi kompetensi PPPK juga wajib mentaati sejumlah peraturan saat mengikuti pelaksanaan di lokasi.

Baca Juga: Pilih Mana? Infinix Hot 50 Pro Plus Vs Itel S25 Ultra, Pertarungan Smartphone Terbaru di Harga Rp2 Jutaan

Contoh ketentuan yang perlu ditaati oleh setiap peserta seleksi PPPK saat akan mengikuti ujian adalah verifikasi setelah berada di lokasi.

Tahap verifikasi merupakan bagian dari rangkaian prosedural yang wajib diikuti sebelum para peserta menjalani tes.

Saat melakukan verifikasi, peserta seleksi kompetensi PPPK akan diminta oleh panitia untuk dapat menunjukkan tanda pengenal asli.

Selain tanda pengenal asli, dokumen lain yang juga harus disediakan saat melakukan verifikasi adalah kartu peserta ujian.

Agar tidak terkendala dalam proses verifikasi, pastikan Kartu Peserta Ujian yang akan dibawa dalam seleksi dicetak sesuai ketentuan masing-masing instansi.

Sebelum mengikuti pelaksanaan seleksi kompetensi, peserta juga diharuskan untuk membawa Pensil Kayu yang berguna mencatat PIN ujian di mesin CAT.

Karena ruang pelaksanaan ujian bersifat steril, pastikan peserta seleksi kompetensi tidak melanggar seluruh ketentuan saat pelaksanaan.

Baca Juga: Review Realme GT 6: Baterai Jumbo dan Layar Flagship Tercerah di Dunia

Selain dokumen dan perangkat yang perlu dipersiapkan, peserta seleksi kompetensi PPPK juga wajib mentaati aturan terkait barang bawaan yang dilarang.

Sebelum mengikuti ujian seleksi, setiap peserta seleksi kompetensi PPPK juga akan mengikuti tahap screening atau pemindaian serta body checking.

Dalam proses body checking, setiap peserta akan menjalani pemeriksaan langsung di seluruh anggota badan untuk memastikan tidak ada barang-barang yang dilarang.

Namun demikian, proses body checking atau pemeriksaan menyeluruh di tubuh oleh Panitia akan disesuaikan dengan jenis kelamin dari masing-masing peserta.

Adapun jenis barang-barang yang dilarang masuk ke dalam ruang ujian antara lain adalah perhiasan, alat telekomunikasi, serta benda logam lainnya.

Peserta seleksi kompetensi PPPK yang melakukan pelanggaran terkait ketentuan, dapat berakibat tidak lulus atau bahkan diskualifikasi.

Baca Juga: Makin Banyak yang Terlibat, Ternyata Uang Donasi untuk Agus Salim Masih Utuh Rp 1,3 Miliar

Beberapa jenis pelanggaran paling krusial yang dapat menyebabkan peserta gagal dalam seleksi kompetensi adalah membawa senjata api atau senjata tajam.

Ancaman diskualifikasi juga dapat terjadi apabila peserta seleksi kompetensi PPPK menggunakan jasa Joki atau Diwakilkan oleh orang lain.

Penyebab lain yang dapat membuat peserta seleksi kompetensi PPPK bisa mendapat perhatian khusus dari panitia adalah jika kedapatan atau diketahui membawa jimat. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# seleksi kompetensi
# PPPK 2024
# Formasi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.