Rencana PPN 12 Persen Tahun 2025 'Mencekik Rakyat', Bisakah Dibatalkan? Anggota Komisi XI DPR RI Buka Suara Begini...

Rencana PPN 12 Persen Tahun 2025 'Mencekik Rakyat'
Rencana PPN 12 Persen Tahun 2025 'Mencekik Rakyat'

AYOJAKARTA.COM – Timbul kekhawatiran di masyarakat soal kenaikan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN dari 11 menjadi 12 persen yang direncanakan mulai diberlakukan pada awal Januari 2025.

Kenaikan PPN 12 persen ini menyasar pakaian, tas, sepatu, alat elektronik dan pulsa, juga berdampak pada alat kosmetik, otomotif dan perkakas.'

Pemerintah berdalih kenaikan PPN 12 ini denmi menjadi nilai APBN, namun membiarkan masyarakat merasa 'tercekik'?

Baca Juga: Bukan Hanya untuk Bansos! Deretan Manfaat dan Keistimewaan KKS, Sudah Tahu?

Dengan kondisi APBN yang sehat, masyarakat dapat terus merasakan secara langsung manfaat kenaikan PPN melalui program bansos, beasiswa, dan sejenisnya.

Namun, benarkah hal tersebut akan terealisasikan? 

Sejumlah kalangan menilai rencana kenaikan PPN bukanlah sebuah kebijakan yang tepat.

Selain karena kondisi perekonomian masyarakat yang masih belum sehat, kenaikan PPN juga akan berdampak secara langsung pada sektor ekonomi lain.

Sehubungan dengan banyaknya polemik yang timbul akibat rencana kenaikan PPN, Muhammad Kholid selaku Anggota Komisi XI DPR RI ikut buka suara.

Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat dengan Menkeu, Kholid menyebut sejumlah fraksi di Komisi XI menyatakan untuk meninjau ulang rencana harmonisasi PPN.

Meski rencana kenaikan pajak sejalan dengan Undang-Undang Nomor 7 Pasal 7 Ayat 1B Tahun 2021 tentang harmonisasi perpajakan, namun tidak menutup ruang manuver.

Mengacu pada peraturan yang sama di ayat ketiga, peluang untuk adanya pembatalan kenaikan PPN masih tetap dimungkinkan.

Baca Juga: Bukan Hanya untuk Bansos! Deretan Manfaat dan Keistimewaan KKS, Sudah Tahu?

“Disebutkan bahwa kebijakan kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen itu diberikan ruang manuver kebijakan, ada range-nya,” ungkap Kholid.

Lebih lanjut Kholid menyebut, jumlah range penurunan PPN sesuai Undang-undang Nomor 7 bisa mencapai ke angka 5 persen atau range kenaikan di angka maksimal 15 persen.

Karena itu Kholid menambahkan, Komisi XI meminta rencana kenaikan PPN 12 persen perlu dilakukan pendalaman pemerintah dengan mengacu pada ketahanan ekonomi masyarakat.

Dampak kenaikan PPN menjadi 12 persen, menurut Kholid bukan hanya berdampak pada masyarakat miskin tetapi juga kelas menengah yang menjadi katalisator ekonomi nasional.

Menurut Agus Pambagio yang merupakan Pengamat Kebijakan Publik, kebutuhan dana untuk memenuhi berbagai program jelas tidak dapat dipungkiri.

Namun demikian, Agus menilai tidak sepatutnya pemerintah lebih menitikberatkan sumber pendapatan negara hanya melalui sektor kenaikan pajak.

Salah satu cara paling efektif untuk dilakukan pemerintah sebagai jalan keluar, menurut Agus adalah dengan memperkecil angka korupsi dan menghemat biaya politik.

“Jangan membebani rakyat kecil, berantas saja korupsi pasti pendapatan negara akan naik,” tegas Agus. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ppn 12 persen
# dibatalkan
# dampak

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.