Pengangkatan Honorer ke PPPK di Akhir 2024: Janji Jadi ASN atau Sekadar Formalitas? Ini Jawaban Pemerintah

Ilustrasi PPPK

Ilustrasi PPPK

AYOJAKARTA.COM - Pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK pada akhir 2024 masih menimbulkan pertanyaan besar di kalangan honorer terkait kepastian masa depan mereka sebagai ASN.

Banyak tenaga honorer merasa khawatir, apakah pengangkatan ini benar-benar akan memberikan mereka status yang setara dengan ASN atau sekadar menjadi formalitas semata.

Beberapa di antara mereka menyoroti perbedaan hak dan fasilitas antara PPPK dan PNS seperti jaminan hari tua dan kesempatan pengembangan karier yang menjadi kekhawatiran utama.

Di sisi lain, pemerintah menjanjikan bahwa proses pengangkatan ini akan dilakukan sesuai aturan dan mencakup hak-hak yang dijanjikan.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Tahap 2 Bisa Dilamar secara Umum? Calon Pelamar Wajib Simak Syarat dan Kategorinya

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera juga menyampaikan bahwa pemerintah sedang berusaha menjamin agar pengangkatan ini berjalan sesuai dengan merit system.

Meskipun demikian, proses dan mekanisme yang dianggap kompleks masih menimbulkan keraguan apakah hak-hak substansial para honorer akan terpenuhi.

Mardani mengungkapkan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan proses pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada akhir 2024.

Ia menyampaikan bahwa proses ini dijanjikan akan rampung pada Desember 2024.

Baca Juga: CATAT! Seleksi Kompetensi PPPK 2024 Tanpa Nilai Ambang Batas, Begini Sistem Kelulusannya

Namun, berbagai tantangan administratif dan anggaran membuat banyak pihak terutama tenaga honorer, merasa khawatir dengan kepastian masa depan mereka.

Pada dasarnya menurut Mardani, pengangkatan ini bukan hanya sekadar formalitas perubahan status dari honorer ke PPPK.

Meski secara substansial banyak tenaga honorer yang memenuhi kualifikasi, prosedur formal harus ditempuh dengan seksama.

Pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK ini juga merupakan solusi yang telah lama ditunggu banyak pekerja sektor publik yang selama ini mengandalkan penghasilan tak tetap tanpa jaminan kesejahteraan jangka panjang.

Baca Juga: H-10 Pendaftaran PPPK 2024 Gelombang 2 Dibuka! Honorer Wajib Persiapkan 10 Dokumen Ini agar Tidak TMS dan Gagal Administrasi

Namun, perbedaan perlakuan dan fasilitas antara PPPK dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) memunculkan kekhawatiran di kalangan tenaga honorer yang akan diangkat.

Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah terkait jaminan hari tua dan sistem merit yang diterapkan pada PPPK.

“Pastikan yang prosedural berjalan dulu. Resmi diangkat pada Desember 2024, baru kemudian kita benahi yang substansial,” jelas Mardani Ali Sera.

Selain itu, beban anggaran juga menjadi hambatan yang cukup besar terutama untuk instansi di daerah.

Baca Juga: Info Terbaru Kesepakatan Penyelesaian Honorer Menjadi PPPK 2024, Simak Jangan Sampai Ketinggalan!

Keterbatasan anggaran pemerintah daerah menyebabkan pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK tak dapat dilakukan secara serentak.

Anggaran untuk pengangkatan ini diharapkan tak mengganggu keuangan daerah terutama dengan adanya peraturan batas belanja pegawai yang tak boleh melebihi 30 persen dari APBD.

Keberadaan tenaga honorer 'siluman' juga menjadi tantangan dalam proses pengangkatan ini.

Mardani menegaskan pentingnya penataan dan verifikasi tenaga honorer secara transparan agar tenaga honorer yang benar-benar memenuhi kualifikasi dapat diprioritaskan.

Baca Juga: KESEMPATAN TERAKHIR! Honorer yang TMS atau Gagal Bisa Kembali Lolos Administrasi PPPK 2024, Begini Caranya...

“Bagi yang memenuhi syarat, tentu kita dorong agar segera masuk ke ‘gerbong’ pengangkatan. Namun, mereka yang tidak memenuhi syarat atau tergolong siluman, sebaiknya tidak diikutsertakan,” tegas Mardani.

Selain itu, status PPPK memiliki beberapa keterbatasan dibanding PNS, termasuk dalam hal hak kenaikan pangkat dan jaminan kesejahteraan yang belum sepenuhnya setara.

Pemerintah melalui peraturan baru sedang berupaya menyusun langkah untuk menyeimbangkan hak-hak ini.

Namun sebagian besar tenaga honorer merasa bahwa masih ada ketidakpastian khususnya dalam hal kesejahteraan jangka panjang.

Baca Juga: Segera Dibuka, Cek Info Lengkap Pendaftaran PPPK 2024 Tahap 2, Honorer dengan Pengalaman Ini Bisa Daftar, Bagaimana Guru PPG?

Mardani juga menekankan bahwa meski tenaga honorer akan mendapatkan NIP (Nomor Induk Pegawai) yang sah pada 2024, warna dan statusnya akan tetap berbeda dengan PNS.

Hal ini dikhawatirkan akan memunculkan perbedaan dalam perlakuan dan fasilitas yang diterima PPPK dan PNS.

Walau status PPPK membawa peningkatan dalam aspek formalitas, tenaga honorer masih merasa ragu apakah perubahan ini akan benar-benar membawa dampak positif bagi kehidupan mereka.

Mardani berharap seluruh proses ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai target.

Baca Juga: Masih ada Kesempatan! Nasib Honorer yang TMS dan Gagal Lolos Administrasi PPPK Bisa Diangkat Jadi ASN, Segera Lakukan Ini

“Mudah-mudahan periode ini bisa menuntaskan masalah honorer. Kami di Komisi II berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak tenaga honorer,” ucapnya optimistis.

Sebagai bentuk dukungan, DPR RI akan terus mendorong penambahan anggaran untuk memenuhi kebutuhan pegawai di daerah yang masih memiliki keterbatasan.

Bagi tenaga honorer yang telah bertahun-tahun mengabdi, pengangkatan ini diharapkan tak sekadar menjadi perubahan status tetapi juga jaminan kesejahteraan yang layak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.