Terungkap! Modus Ganti Rugi Lahan Kolam Retensi Simpang Bandara Rugikan Negara

Terungkap! Modus Ganti Rugi Lahan Kolam Retensi Simpang Bandara Rugikan Negara
Terungkap! Modus Ganti Rugi Lahan Kolam Retensi Simpang Bandara Rugikan Negara

AYOJAKARTA.COM -- Kasus ganti rugi lahan untuk proyek kolam retensi Simpang Bandara, Palembang, kini tengah menjadi sorotan publik.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang disebut memiliki peran besar dalam munculnya kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp39,8 miliar.

Proyek yang sejatinya bertujuan untuk mengatasi banjir di kawasan bandara ini justru menimbulkan polemik serius. Pasalnya, lahan yang diganti rugi diduga merupakan tanah negara dengan status rawa konservasi.

Menurut Deputi K-MAKI, Ir. Feri Kurniawan, akar masalah terletak pada proses verifikasi lahan oleh BPN Kota Palembang.

Ia menilai lembaga tersebut lalai dalam menjalankan tugas utamanya: memastikan keabsahan kepemilikan tanah sebelum proses sertifikasi dan pembayaran ganti rugi dilakukan.

“Jika BPN Palembang tidak melakukan pengukuran terhadap lahan kolam retensi yang jelas-jelas merupakan tanah negara, maka kerugian ini bisa dicegah,” tegas Feri dalam keterangannya, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Feri menambahkan, BPN seharusnya tidak menerbitkan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di atas lahan negara. Menurutnya, langkah tersebut menjadi awal munculnya dugaan praktik penyimpangan yang merugikan keuangan negara.

Feri menegaskan bahwa status tanah kolam retensi tersebut adalah tanah rawa konservasi milik negara. Namun, muncul pertanyaan besar: bagaimana mungkin tanah tersebut bisa mendapatkan sertifikat PTSL?

“Yang perlu dipertanyakan, bagaimana bisa tanah milik negara berubah status hingga keluar sertifikat PTSL?” ujarnya dengan nada heran.

Ia menduga kuat bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri. Ada indikasi bahwa sejumlah oknum di berbagai lembaga berkolaborasi untuk mengatur skema ganti rugi lahan fiktif demi keuntungan pribadi.

“Saya menduga ini adalah bagian dari rencana besar, di mana beberapa pihak berupaya mencuri uang negara melalui mekanisme ganti rugi palsu,” tambahnya.

Feri juga menyerukan agar Polda Sumatera Selatan segera turun tangan mengusut kasus ini. Ia menilai, proses penerbitan sertifikat di atas tanah negara tidak mungkin terjadi tanpa adanya keterlibatan pihak yang memiliki kuasa dan akses terhadap kebijakan pertanahan.

“Harus ada penyelidikan mendalam untuk mengetahui siapa saja yang berada di balik terbitnya sertifikat PTSL di lahan negara tersebut,” tegasnya.

Ia menilai bahwa indikasi praktik mafia tanah di Palembang semakin nyata. Pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Palembang, dinilai tidak mungkin tidak mengetahui bahwa lahan yang diganti rugi adalah tanah milik negara.

Feri menyebut bahwa besarnya dana ganti rugi yang dikeluarkan, yakni Rp39,8 miliar, menjadi kejanggalan tersendiri. Dana tersebut berasal dari anggaran pemerintah untuk pengadaan lahan proyek kolam retensi yang seharusnya mendukung pengendalian banjir.

Namun, ironisnya, dana besar tersebut justru digunakan untuk membayar kompensasi atas tanah negara yang seharusnya tidak perlu diganti rugi sama sekali.

Proses ganti rugi lahan melibatkan banyak pemangku kepentingan di tingkat daerah. Di antaranya, Dinas PUPR Kota Palembang, Bagian Pertanahan, Bapenda, Bappeda, BPN Kota Palembang, hingga pemerintah kecamatan setempat.

Menurut Feri, semua pihak tersebut tentu mengetahui bahwa lahan yang diganti rugi adalah tanah konservasi. Ia mendesak agar seluruh pihak yang terlibat dalam tim ganti rugi diperiksa secara menyeluruh.

“Tim ini sudah pasti melakukan survei lapangan dan rapat koordinasi. Jadi tidak mungkin mereka tidak tahu status tanah yang mereka ganti rugi,” tegasnya.

Kasus ini menambah panjang daftar dugaan praktik mafia tanah di Indonesia, khususnya di wilayah Palembang.

Feri menilai pola permainan dalam kasus ini mirip dengan modus-modus mafia tanah lainnya, di mana lahan negara disertifikasi atas nama individu untuk kemudian diganti rugi oleh pemerintah.

“Ada indikasi keterlibatan mafia tanah yang mengatur jalannya proses dari awal hingga akhir, termasuk siapa saja yang dijadikan ‘pemilik’ lahan,” ujarnya menutup pernyataan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BPN Palembang
# kolam retensi Simpang Bandara Palembang

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.