AYOJAKARTA.COM - Setelah 27 hari pencarian hampir 1 bulan lamanya, seluruh korban dalam longsor di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC), PT Freeport Indonesia berhasil ditemukan.
Dari hasil evakuasi tersebut, ditemukan 7 korban meninggal dunia.
Pernyataan tentang korban yang berhasil dievakuasi ini dibagikan oleh pihak PT Freeport Indonesia dalam keterangan resminya yang dikutip ayojakarta.com pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Setelah bekerja tanpa henti selama 27 hari penuh tantangan, Tim Penyelamat PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Kementerian ESDM, Polres Mimika, Basarnas, dan BPBD, pada Minggu, 5 Oktober 2025, menemukan dan mengevakuasi lima rekan kerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave. Kelima rekan kerja tersebut ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.
Baca Juga: Dibuka Hari Ini! Ada 500 Perusahaan, Kemnaker Buka Program Magang Hub: Persyaratan dan Cara Daftar
Sebagai informasi insiden naas ini terjadi pada 8 September 2025, dengan ditemukannya 5 korban maka total dari korban kasus longsor di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC), PT Freeport Indonesia mencapai 7 orang.
Hasil identifikasi oleh tim medis bersama pihak Kepolisian mengonfirmasi bahwa kelima rekan kerja yang ditemukan pada tahap akhir penyelamatan adalah:
1. Saudara Zaverius Magai, PT Redpath Indonesia
2. Saudara Holong Gembira Silaban, PT Redpath Indonesia
3. Saudara Dadang Hermanto, PT Redpath Indonesia
4. Saudara Balisang Telile, warga negara Afrika Selatan, PT Redpath Indonesia
5. Saudara Victor Bastida Ballesteros, warga negara Republik Chili, PT Redpath Indonesia
Baca Juga: Sempat Bersitegang, Ferry Irwandi Pilih Block Gusti Ayu Dewi Gara-gara Alasan Ini
Jenazah para korban akan dibawa ke Jakarta untuk kemudian diantar ke kampung halaman masingmasing, kecuali jenazah Saudara Zaverius Magai akan dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.
Dalam keterangan resminya, Tony Welas selaku Presiden Direktur PT Freeport Indonesia menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan rasa duka mendalam
“Mereka adalah sahabat dan bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua. Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua," ujarnya.
PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja yang telah berpulang, serta penanganan jenazah dengan penuh hormat.
Proses investigasi untuk mengetahui penyebab insiden akan terus dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan.
Hasil investigasi akan menjadi dasar bagi perusahaan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang.***
Share this article
Setelah 27 hari pencarian hampir 1 bulan lamanya, seluruh korban dalam longsor di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC), PT Freeport Indonesia berhasil ditemukan.