AYOJAKARTA.COM - Update terkini informasi seputar kasus ledakan SMAN 72 DKI Jakarta.
Salah satu kasus Ledakan yang menghebohkan masyarakat karena terjadi di lingkungan sekolah.
Kasus ledakan SMAN 72 Jakarta ini terjadi pada Jumat, 7 November 2025 siang, tepatnya ketika Salat Jumat.
Baca Juga: Titik Nadir Batik Tulis Warna Alami di Desa Wukirsari yang Telah Diakui UNESCO
Setidaknya dikonfirmasi 29 korban yang masih dirawat di rumah sakit dari total 96 korban yang terdata.
Dugaan pelaku dan motif pun masih dalam penyelidikan.
Namun, polisi kini sudah menduga 1 pelaku yang diduga menjadi pelaku dan masih dalam perawatan.
Lantas seperti apakah update terkini dari kasus ledakan SMAN 72 Jakarta?
Berikut 5 Update Fakta Terkini
1. Tercatat 96 Korban
Akibat ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, setidaknya 96 korban harus dilarikan ke rumah sakit.
Dari total 96 korban, 29 korban masih di rawat di 3 rumah sakit yang terdiri dari 14 korban di RS Islam Cempaka Putih, 14 Korban di RS Yasri dan 1 korban di RS Pertamina.
2. Dampak bagi Korban
Kebanyakan dari korban terkena luka ringan, alami masalah pendengaran hingga pencernaan.
Sempat ada 1 korban kritis, namun kini sudah membaik.
3. Dugaan Pelaku
Pelaku diduga merupakan siswa laki-laki kelas 12, dikenal tertutup dan tidak bergaul.
Namun, tentu pelaku belum Ditentukan Dan Masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
4. Motif Pelaku
Masih dalam penyelidikan, namun diduga korban pelaku merupakan korban bullying atau perundangan.
Hal ini sempat disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo SIgit saat berkunjung melihat para korban.
"Itu (bullying) yang salah satu kita kumpulan untuk mengungkap motif," pungkasnya dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 9 November 2025.
5. Pusat Trauma Healing
Untuk membantu pemulihan secepatnya dari para korban, pemerintah disebut akan membuat pusat trauma healing bagi siswa korban ledakan.
Pusat trauma healing ini akan bekerjasama dengan KPAI dan dokter psikolog.
Pusat trauma healing ini akan berada di lingkungan sekolah untuk memberikan Pelayanan.
Untuk biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah.***

Share this article
Update terkini informasi seputar kasus ledakan SMAN 72 DKI Jakarta.