ISMN Bandung 2025 Soroti Pentingnya Kecepatan vs Akurasi di Media Sosial Lokal

Indonesia Social Media Network (ISMN) Meet Up Bandung 2025 gagasan Ayo Media Network yang digelar di Nara Park, Selasa, 2 Desember 2025. (Sumber: Ayobandung.com/ Irfan Al-Faritsi | Foto: Ayobandung.com/ Irfan Al-Faritsi)
Indonesia Social Media Network (ISMN) Meet Up Bandung 2025 gagasan Ayo Media Network yang digelar di Nara Park, Selasa, 2 Desember 2025. (Sumber: Ayobandung.com/ Irfan Al-Faritsi | Foto: Ayobandung.com/ Irfan Al-Faritsi)

AYOJAKARTA.COM - Peran media sosial sebagai ruang utama pertukaran informasi warga Kota Bandung menjadi pembahasan pokok dalam Indonesia Social Media Network (ISMN) Meet Up Bandung 2025 gagasan Ayo Media Network yang digelar di Nara Park, Selasa, 2 Desember 2025.

Forum yang mempertemukan pengelola akun informasi lokal, kreator digital, dan pemerintah daerah itu menekankan pentingnya kolaborasi untuk menjaga kualitas arus informasi yang kian cepat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, membuka diskusi dengan menggambarkan perubahan besar dalam cara warga mengonsumsi informasi. Menurutnya, pergeseran itu membuat pemerintah harus bekerja lebih adaptif agar tidak tertinggal dari dinamika media sosial yang bergerak dalam hitungan menit.

Baca Juga: Hutama Karya Raih Dua Penghargaan Sutami Award, Tegaskan Peran Panjang dalam Pembangunan Nasional

Ia memulai dengan menjelaskan bahwa tingginya akses internet menjadi faktor pendorong utama pertumbuhan konsumsi informasi digital. Kondisi itu, katanya, memengaruhi persepsi publik dan citra kota secara langsung.

“Data APJI, masyarakat Kota Bandung pengguna internetnya 82%. Bandung ini kota jasa. Ketika pemberitaan drop, orang tidak mau ke kota Bandung. Kasihan teman-teman kuliner dan perhotelan. Karena itu saya berusaha meningkatkan pengelolaannya.”

Perubahan lanskap informasi itu juga menggeser peta sumber berita yang umum dirujuk warga. Kini, banyak laporan pertama datang dari homeless media—akun informasi lokal yang bergerak tanpa birokrasi redaksi. Yayan menilai keberadaan kanal tersebut membawa manfaat besar, terutama ketika menyangkut laporan cepat dari warga.

Sebelumnya, ia menyinggung kecenderungan bahwa informasi awal dari media baru berbasis Instagram ini sering kali lebih cepat masuk ke pemerintah dibanding media mainstream atau bahkan laporan struktural kewilayahan. Karena itu, ia menyebut homeless media sebagai mitra penting dalam memberi alarm dini terhadap kondisi lapangan.

“Tak bisa juga kami menafikan media homeless karena banyak manfaatnya bagi warga Kota Bandung,” ujarnya. “Berita banjir dari mana infonya? Biasanya dari homeless media. Pak Wali langsung datang ke lokasi, kadang camatnya enggak tahu.”

Pemilik akun @infobandungkota, Febry Octapiana menjelaskan bagaimana tekanan kecepatan dan perubahan algoritma membuat pola kerja homeless media semakin menuntut. Menurutnya, mayoritas pengikut menunggu informasi real-time, terutama saat terjadi kecelakaan, kemacetan, atau gangguan layanan publik.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Trifold Rilis di Korea 12 Desember 2025, Berapa Harganya?

Ia menggambarkan ritme kerja yang serba cepat, di mana timnya harus merespons laporan warga sambil memverifikasi informasi, sekaligus menyesuaikan konten dengan algoritma platform. Ritme itulah, katanya, yang sering menimbulkan dilema antara ketepatan dan kecepatan.

Selain tekanan kecepatan, Febry menyinggung sisi lain dinamika media lokal: tekanan sosial dari komentar publik kata Febri menjadi salah satu makanan utama hampir semua pengelola akun media sosial informasi lokal. Jika terjadi kesalahan informasi ataupun dinilai kurang berimbang, maka serangan dari netizen tak bisa terhindarkan.

"Saya memegang @infobandungkota juga pasti pernah beberapa kali kena seranan netizen. Biasanya terkait dengan akurasi fakta di lapangan, atau juga konten yang sensitif, piomongeun," katanya.

Sebelumnya, ia menekankan bahwa menjaga kepercayaan warga kini menjadi prioritas utama di tengah ketatnya persaingan dan derasnya arus misinformasi. Prinsip dasar jurnalistik, menurutnya harus menjadi standar baru bagi kreator non-wartawan.

"Paling minimal harus tahu lah prinsip 5W plus 1H. Itu yang harus dipahami semua admin," katanya.

Prinsip kejurnalistikan lain yang menurutnya penting diketengahkan oleh pengelola akun homeless media adalah keberimbangan. Kecepatan memang menjadi kunci, namun kredibilitas informasi dan keberimbangan jadi hal penting yang tak boleh dilewatkan lantaran juga akan berpengaruh kepada umur akun. Jika diabaikan, bisa-bisa akun media sosial akan hilang lantaran direport kepada platform lantaran dinilai merugikan.

Baca Juga: Banjir Rusak Tol Medan–Kualanamu, Begini Langkah Cepat Jasa Marga

"Saya juga belajar klarifikasi. Karena kalau tidak ada klarifikasi untuk akun homeless mah gawat. Bisa direport. Ada juga banyak pihak-pihak yang mengancam," ujar Febry.

Diskusi kemudian mengerucut pada titik temu antara pemerintah kota dan media komunitas. Baik Yayan maupun Febry sepakat bahwa kolaborasi perlu difokuskan pada verifikasi data, kampanye edukatif, dan mekanisme pelaporan masalah yang lebih terstruktur. Yayan menambahkan bahwa Pemkot Bandung telah menyiapkan ruang kolaborasi yang lebih luas, termasuk program Citizen Journalism yang memberi insentif bagi konten berkualitas.

Yayan juga memaparkan pemerintah membuka ruang apresiasi bagi pemilik akun homeless media lokal dalam bentuk kerja sama deng pemerintah. Namun menurutnya skema kerja sama ini masih perlu dikaji lebih jauh agar tidak menimbulkan persepsi negatif di ranah legal.

"Kolaborasi kalau dengan media mainstream ini sudah berjalan. Tapi dengan new media saya masihencari pola. Kami sedang mencari cara termasuk dengan Ayobandung agar tepat. Karena niatnya bagus kalau caranya salah itu bisa menjadi masalah," kata Yayan.

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya membutuhkan kecepatan informasi, tetapi juga narasi yang etis dan akurat agar isu lokal tidak berkembang menjadi kegaduhan digital. Di tengah pesatnya pertumbuhan new media, pola komunikasi yang jelas dianggap semakin mendesak.

Baca Juga: 17 Lokasi Parkir untuk Peserta Reuni 212 Malam Ini, Berikut Daftarnya

“Bandung itu punya program bagus banyak, tapi kalau dari kami saja kurang kuat,” kata Yayan dalam penutup diskusi. “Karena itu kami membutuhkan media mainstream dan new media. Kami siap berkolaborasi untuk menciptakan branding Kota Bandung yang lebih bagus," kata dia.

ISMN Meet Up Bandung 2025 terselenggara berkat dukungan dari Bank BNI, Bank BTN, Eiger Tropical Adventure, Indosat Ooredoo Hutchison, Nara Park, Hotel Santika Pasirkaliki Bandung, dan Monte Equipment. Rencananya, selain di Bandung, event serupa akan digelar di Kota Semarang dan Yogyakarta.*

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yayan Ahmad Brilyana
# Ayo Media Network
# Meet Up Bandung 2025
# ISMN Meetup 2025

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.