AYOJAKARTA.COM - Pemerintah tengah merencanakan penerapan program Work From Mall (WFM).
Kebijakan ini sebagai salah satu strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya sektor ritel dan pusat perbelanjaan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun memberikan bocoran awal terkait konsep dan tujuan program tersebut.
Program ini dilakukan untuk mendorong penguatan ekonomi berbasis gig economy.
Baca Juga: Demo Hari Ini, Buruh Desak Pramono Revisi UMP Jakarta 2026: Pemprov DKI Turunkan Daya Beli Rakyat!
Di mana sistem kerja fleksibel yang mengandalkan pekerja lepas dan sektor digital sebagai pilar utama.
Langkah ini dinilai sangat relevan dengan tren masa kini.
Work From Anywhere (WFA) dipandang selaras dengan kebutuhan pelaku gig economy yang memerlukan fleksibilitas tinggi dalam berkarya.
Ke depan penguatan sektor ini diharapkan bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif bagi masyarakat.
Baca Juga: MRT Jakarta Layani Penumpang hingga Dini Hari saat Malam Tahun Baru 2026, Catat Jam Operasionalnya
Airlangga mengungkapkan rencana pemanfaatan seperti mal nantinya bisa digunakan sebagai lokasi kerja.
"Mal bukan hanya tempat berbelanja, tapi bisa dimanfaatkan juga untuk kegiatan ekonomi atau bekerja," ujarnya.
Bahkan pemerintah telah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membahas pengembangan ekosistem gig economy.
Dengan sistem ini, Jakarta diharapkan bisa jadi pusat ekosistem digital yang kokoh dan dapat memberikan perlindungan serta peluang besar bagi para pekerja fleksibel di Indonesia.***

Share this article
Menko Airlangga mengungkapkan rencana pemanfaatan seperti mal nantinya bisa digunakan sebagai lokasi kerja.