AYOJAKARTA.COM- Ramai isu pengurangan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 kali dalam seminggu menjadi 5 kali.
Menanggapi isu ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara.
Ia menyebutkan bahwa wacana tersebut bisa menjadi upaya untuk efisiensi anggaran di tengah lonjakan harga minyak.
Presiden Prabowo Subianto diketahui sudah setuju terkati wacana tersebut.
Baca Juga: Sejak Senin Lalu! 109 Petugas Gabungan Berhasil Angkut 141,37 Ton Sampah Pascagenangan di Jaktim
"Sedang kita finalkan," ujar Prasetyo.
Lebih lanjut Prasetyo menyebutkan akan mengumumkan langkah-langkah pemerintah mengatasi krisis BBM pada minggu ini.
"Diumumkan minggu ini, ada Sabtu, ada Minggu," pungkasnya.
Sebagai informasi, wacana ini ramai menjadi sorotan setelah Meteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan akan mengambil opsi efisiensi untuk Program MBG.
Efisiensi yang dilakukan ialah mengurangi 1 hari penyaluran dari enam hari menjadi 5 hari.
Menurut Purbaya mengurangi 1 hari program MBG bisa menghemat Rp40 triliun.***

Share this article
Ramai isu pengurangan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 kali dalam seminggu menjadi 5 kali.