AYOJAKARTA.COM - Kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa 63 balita hingga ibu menyusui di dua desa di Kecamatan leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, gejala keracunan ini terjadi sejak 15-17 April 2026.
Para korban mengeluhkan gejala mulai dari mual dan muntah usai menyantap menu MBG yang dibagikan di posyandu.

Kepala Puskesma Leles, Tedi Nugraha menyebutkan banyaknya pasien yang datang mencapai belasan tiap harinya.
"Setiap harinya ada belasan, puncaknya di Jumat malam sampai puluhan orang," ujarnya.
Tedi menyebutkan bahwa mayoritas korban dugaan keracunan MBG ini berasal dari balita dan ibu menyusui.
"Mayoritas balita dan ibu menyusui, ada juga beberapa siswa," pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Made Setiawan menyebutkan untuk para korban saat ini sudah kembali pulih hanya beberapa saja yang masih menjalani perawatan.***

Share this article
Kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa 63 balita hingga ibu menyusui di dua desa di Kecamatan leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.