AYOJAKARTA.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie diketahui telah memblokir akun X milik Said Didu usai perdebatan mengenai akun anonim Fufufafa.
Sebelumnya, Jimly Asshiddiqie turut buka suara terkait hebohnya cuitan akun Fufufafa yang kerap menyerang pribadi tokoh publik.
Dia menilai pemilik akun tersebut adalah seseorang yang memiliki kepribadian negatif.
Di tengah ramainya tuduhan akun yang diduga milik Gibran Rakabuming Raka, Jimly justru meminta masyarakat untuk berhenti membahas polemik tersebut.
"Fufufafa tidak lain cermin tingkat peradaban demokrasi masih rendah dan kampungan, sangat didominasi negative dan black campaign, nyerang pribadi," ujar Jilmy Asshiddiqie melalui akun media sosialnya X @JimlyAS dikutip, Selasa (17/9/2024).
Sontak pernyataan dirinya pun langsung menuai banyak kritikan, salah satunya yakni dari mantan sekretaris BUMN, Said Didu.
Seolah tak suka dikritik, Jimly langsung memblokir akun X milik Didu.
Namun hal itu tak lantas membuat Said Didu berhenti melakukan perlawanan terkait mencari dalang di balik akun Fufufafa tersebut.
Melalui cuitannya, Said Didu kembali mengkritik Jimly. Dia menilai bahwa arahan Jimly untuk melupakan polemik akun Fufufafa adalah sebuah puncak penjilatan seorang profesor.
"Mhn disampaikan kpd Prof Jimly (krn saya diblokir) bhw meminta melupakan hinaan akun fufufafa adlh: puncak penjilatan seorang professor kepada orang yg bermoral sangat rendah," tulis Didu sebagaimana dikutip AyoJakarta.com.
Kemudian, Didu juga menilai bahwa perkataan Jimly tersebut merupakan cerminan orang yang tidak peduli, seolah membuang etika dan moral.
"Bhw prof Jimly sdg membuang etika dan moral ke tong sampah demi sesuatu," pungkas Didu.***
Share this article
Said Didu nilai Jimly Asshiddiqie sebagai puncak penjilatan seorang profesor usai minta melupakan kasus akun Fufufafa.