AYOJAKARTA.COM – Tanggal 17 Agustus yang diperingati sebagai hari kemerdekaan setiap tahun oleh rakyat Indonesia adalah babak baru kehidupan sebagai bangsa.
Momen hari kemerdekaan pada 17 Agustus yang ditandai dengan pembacaan naskah proklamasi oleh Soekarno menjadi pilar lahirnya semangat persatuan dan kesatuan.
Meski berlangsung relatif singkat, pembacaan naskah proklamasi hari kemerdekaan pada 17 Agustus telah diawali dengan berbagai rangkaian peristiwa bersejarah.
Untuk mempertebal rasa cinta tanah air dan menegaskan kembali jati diri sebagai bangsa, berikut 11 momen bersejarah menjelang datangnya hari kemerdekaan yang dirangkum ayojakarta.com dari YouTube SuperSuka, Rabu (14/8/2024).
Dalam suasana perang dunia pada 6 Agustus 1945, Little Boy yang merupakan nama bom atom milik Amerika membuat hegemoni Jepang di Indonesia melemah.
Akibat ledakan Little Boy yang jatuh di teritorial Jepang, sekitar 120.000 jiwa penduduk Hiroshima tewas seketika.
Sehari berselang atau pada 7 Agustus 1945, Jepang memutuskan membubarkan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Buntut keputusan pembubaran BPUPKI tersebut selanjutnya menjadi embrio atas lahirnya PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Bersejarah di Jakarta, Cocok untuk Edukasi Memperingati 17 Agustus
Dalam kepanitiaan tersebut, Soekarno kemudian ditetapkan sebagai ketua dan Mohammad Hatta sebagai wakil.
Pada 8 Agustus 1945, Menteri Luar Negeri Uni Soviet mendeklarasikan perang kepada kekasiran Jepang melalui Duta Besar Jepang.
Sehari kemudian atau pada 9 Agustus, pesawat tempur B-29 milik Amerika kembali mengudara ke wilayah Jepang dan menjadikan Nagasaki sebagai sasaran bom atom.
Serangan Uni Soviet ke sejumlah negara-negara boneka bentukan Jepang makin membuat posisi Jepang tak berdaya di hadapan tentara Sekutu.
Baca Juga: Kenapa Peringatan Hari Kemerdekaan Identik dengan Paskibraka? Simak Sejarahnya Berikut!
Kabar melemahnya Jepang yang terdengar oleh Sutan Sjahrir dan disampaikan ke Chairil Anwar pada 10 Agustus langsung disikapi gerakan bawah tanah pejuang Indonesia.
Pada 11 Agustus, Ketua dan Wakil PPKI diterbangkan ke Vietnam untuk menemui Komandan Tempur wilayah Asia Tenggara, Jenderal Terauchi.
Sehari berselang, pesawat tempur Amerika kembali mendatangi wilayah Jepang untuk menyebarkan selebaran berisi perintah menyerah.
Setibanya Soekarno dari Vietnam pada 13 Agustus, pada 14 Agustus Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada tentara Sekutu.
Setelah kekalahan Jepang, pada 15 Agustus 1945 Sutan Syahrir bersama pejuang bawah tanah Cirebon memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Sehari berselang, Soekarno dan Hatta diamankan para tokoh dari Perkumpulan Menteng 31 untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa embel-embel PPKI.
Hasil desakan Gerakan Menteng 31 pada 16 Agustus membuahkan pembacaan naskah Proklamasi pada 17 Agustus 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Kemerdekaan.***
Share this article
Wajib tahu, inilah 11 peristiwa bersejarah menjelang hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.