AYOJAKARTA.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, memastikan seleksi masuk sekolah kedinasan berlangsung jujur dan adil.
Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) melalui Sekolah Kedinasan telah berakhir 13 Juni lalu.
Tahun ini total ada 3.445 formasi yang telah ditetapkan oleh KemenPANRB.
Setelah melalui tahap seleksi administrasi, seleksi masuk sekolah kedinasan telah masuk tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Baca Juga: Cara Mudah Dapat Beasiswa KIP Kuliah di Institut Teknologi Telkom Purwokerto
SKD dilakukan secara serentak di berbagai titik mulai 18 Juli hingga 6 Agustus 2024.
Seperti di Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN, 21 UPT BKN serta 4 lokasi mandiri instansi.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menegaskan, SKD tidak ada satupun pihak yang dapat membantu.
Kepada peserta ia juga berpesan agar tidak mudah percaya pada oknum atau pihak yang menjanjikan kelulusan.
"Jangan percaya dengan pihak yang menjanjikan kelulusan. Apalagi sampai menyebutkan nominal tertentu," kata Menteri PANBR Abdullah Azwar Anas yang dikutip Ayojakarta.com dari menpan.go.id, Jumat 19 Juli 2024.
Kepada peserta Anas berpesan agar percaya pada kemampuan diri sendiri ketika mengikuti tahap demi tahap seleksi sekolah kedinasan.
Panitia menjamin tidak akan ada praktik calo dalam seleksi sekolah kedinasan.
Baca Juga: 7 Ide Usaha Kecil-kecilan Depan Rumah yang Tak Pernah Sepi Pelanggan
Karena seleksi ini sebagai upaya pemerintah untuk menghasilkan SDM hebat yang dapat berdampak langsung pada masyarakat.
Tahun ini, total ada 3.445 formasi yang diberikan ke sekolah kedinasan.
1. PKN STAN
Kuota : 722
2. IPDN
Kuota : 721
3. STIN
Kuota : 400
4. Politeknik SSN
Kuota : 105
5. Politeknik Statistika STIS
Kuota : 355
6. Poltekip dan Poltekim
Kuota : 400
7. STMKG
Kuota : 120
8. 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan
Kuota : 622
Kuota yang diberikan pada masing-masing sekolah kedinasan telah disesuaikan dengan pertimbangan dan juga untuk menjawab tantangan zaman.
Contohnya, STMKG. Taruna nantinya lolos diharapkan dapat menghadapi tantangan perubahan iklim yang mengancam global.***

Share this article
Menpan RB mengingatkan agar tidak mempercayai oknum yang bisa menjamin kelulusan SKD Sekolah Kedinasan.