AYOJAKARTA.COM – Setkab memberikan klarifikasi soal beredarnya video yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sedang meneguk minuman berwarna kekuningan dalam jamuan makan malam kenegaraan.
Klarifikasi ini menanggapi spekulasi publik yang mengaitkan minuman tersebut dengan alkohol.
Melalui akun Instagram resminya, @sekretariat.kabinet, Sekretariat Kabinet (Setkab) mengunggah tiga foto menu jamuan makan malam atau gala dinner yang digelar pada Rabu, 27 Mei 2025.
Baca Juga: Gagal SNBT 2025? 10 PTN Ini Buka Seleksi Mandiri Pakai Skor UTBK, Catat Tanggal Pendaftarannya
Menurut Teddy, minuman yang dikonsumsi oleh Presiden Prabowo dan Macron adalah sparkling apple cider, bukan wine atau minuman beralkohol.
Ia juga memastikan bahwa minuman tersebut memang dipilih secara khusus sebagai minuman non-alkohol untuk momen toast kenegaraan.
Dalam foto yang dibagikan, tampak botol berwarna hitam dengan label “sparkling cider” dan bungkus emas, sebagai bukti bahwa minuman itu tidak mengandung alkohol.
Hidangan Nusantara untuk Tamu Kehormatan
Selain minuman, unggahan Setkab juga memperlihatkan daftar hidangan yang disajikan selama gala dinner.
Menu yang diangkat mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara serta telah disusun secara eksklusif untuk menghormati kehadiran Presiden Macron.
Sebagai hidangan pembuka, disajikan “Sari Laut Jimbaran”, sebuah kreasi seafood yang terinspirasi dari cita rasa pesisir Bali.
Baca Juga: Spek Gacor! Tecno Pova Curve 5G Sudah Hadir, Punya Berbagai Fitur AI, Harga Rp3 Jutaan?
Hidangan ini terdiri dari ikan kod hitam berbalut jahe, kerang panggang, dan salad acar sayur.
Untuk menu sup, Istana memilih Soto Banjar, kuliner khas Kalimantan Selatan yang disajikan dengan kue kentang, mi, dan daun seledri.
Sementara itu, hidangan utama adalah Daging Sapi Maranggi, menggunakan daging wagyu yang dipanggang dengan rendaman ketumbar dan kecap asin, disandingkan dengan nasi berbumbu khas.
Sebagai penutup, para tamu menikmati Kopi Mandheling Sumatera bersama kue cokelat berlapis mousse hazelnut dan sorbet markisa, memberikan sentuhan manis di akhir jamuan.
Respon Warganet dan Isu Viral
Sebelumnya, sempat beredar potongan video singkat yang menampilkan Presiden Prabowo dan Macron tengah mengangkat gelas telah beredar luas di media sosial.
Baca Juga: Resmi Diluncurkan! Google News Showcase Jadi Angin Segar bagi Media Lokal
Beberapa pengguna internet dengan cepat menuding bahwa minuman yang dikonsumsi adalah minuman keras.
Salah satu unggahan bahkan menyertakan narasi provokatif bertuliskan, “Yang haram cuma b4b1”.
Unggahan tersebut menuai reaksi beragam dari warganet. Beberapa di antaranya melontarkan kritik, menunjukkan rasa kecewa, bahkan ada yang menuliskan kalimat keagamaan seperti istighfar.
“Padahal kalau dia bilang muslim gak boleh minum, mereka pasti ngerti,” tulis salah satu komentar akun di Instagram.
Klarifikasi dari pihak Setkab diharapkan dapat menghentikan kesalahpahaman dan memastikan bahwa seluruh protokol acara kenegaraan tetap berjalan sesuai dengan nilai budaya dan norma yang berlaku.***

Share this article
Setkab memberikan klarifikasi soal beredarnya video yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron