Komjen Pol (purn) Susno Duadji Singgung Soal Alat Bukti, Benarkan Ada Kelalaian Penangkapan Pegi Setiawan?

Susno Duadji
Susno Duadji

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon kini memasuki babak baru terkait dengan sidang praperadilan Pegi Setiawan.

Kejanggalan tentang penetapan dan penangkapan Pegi Setiawan sebagai tersangka pembunuh Vina Cirebon mengantarnya pada langkah yang lebih berani yaitu sidang praperadilan.

Inti dari tuntutan Pegi Setiawan dalam sidang praperadilan tersebut adalah penguguran sebagai tersangka karena diduga Polda Jabar tak cukup bukti dalam penetapan status tersebut.

Disisi lain, Kadiv Humas Polri menyatakan tentang berkas kasus Vina Cirebon ini sudah naik ke kejaksaan dan menunggu tidak lanjut hingga turun suran p21.

Baca Juga: Modal Kecil, 6 Ide Usaha Sampingan Ini Cocok Buat Kamu yang Mau Bisnis di Rumah Aja: Cocok untuk IRT

Namun, desas-desus yang beredar di masyarakat bahwa berkas kasus Vina Cirebon tersebut kini telah ditolak oleh kejaksaaan atau p18.

Merujuk pada kegaduhan tersebut sosok Komjen Pol (purn) Susno Duadji, Mantan Kabareskrim Polri memberikan pandangannya.

Komjen Pol (purn) Susno Duadji Tanggapi Soal Pegi Setiawan

Seperti yang dikutip dari Youtube Indonesia Lawyers Club (ILC), Sabtu (06/07/2024), Komjen Pol (purn) Susno Duadji mengungkap pernyataan yang menohok terkait kasus Pegi Setiawan ini.

Baca Juga: Wajah Pegi Setiawan yang Disamakan dengan Dukcapil Jadi Bukti, Eks Wakapolri: Itu Tidak Ada Kaitannya dengan Kasus Vina!

Pegi Setiawan tenggelam dalam pusaran kasus Vina Cirebon.

Di mana ia kini sedang memperjuangkan terkait keabsahan statusnya sebagai tersangka Utama mengingat kabarnya tidak ada bukti kuat mengarah kepadanya.

Dalam konteks ini, Susno Duadji memberikan padangannya sebagai Mantan Kabareskrim Polri.

Ia mengungkap bahwa sebelum melakukan proses penangkapan terduga tersangka harus ada alat bukti dahulu.

"Bukan tertangkap tangan, awalnya itu bukan tertangkap tangan tanggal 27 kejadian, ditangkap tanggal 31.

Berarti tidak boleh ditangkap begitu saja, harus ada dua alat bukti dulu baru bisa ditangkap yang 8 itu," Ungkap Susno.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga menyoroti tentang adanya kelalaian prosedur yang diduga tak dilakukan penyidik saat penangkapan Pegi Setiawan dan tersangka lain.

"Ini tidak, ujug-ujug ditangkap. Nah itu sekiranya sudah koreksi oleh pak Beni itulah letak kesalahan pertama.

Baca Juga: Alhamdulillah 460.143 Siswa SD-SMA/SMK KJP Plus Tahap 1 Gelombang 2 2024 Cair Tanggal ini, Rapel PKH Juli-Agustus?

Tanpa mencari alat bukti dulu langsung ditangkap yang delapan baru dicari alat buktinya.

Kumpulkan alat bukti dulu baru tangkap pelakunya," Kata Mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Susno Duadji juga mengingatkan kepada para penyidik tentang banyak saksi tidak 100 persen bisa dipercaya tanpa dilengkapi alat bukti pendukung lain.

"Jangan terlalu percaya dengan keterangan saksi harus didukung alat bukti lain," Ungkapnya.

Komjen Pol (purn) Susno Duadji, pun juga mengingatkan bahwa pihak penyidik dari Polda Jabar tidak boleh berbangga dulu karena memiliki banyak bukti.

Baca Juga: SMP Negeri 115 Raih Peringkat 1! 15 SMP Negeri Terbaik di Jakarta Selatan Berdasarkan Rata-rata Nilai Prestasi Akademik di PPDB 2024

"Jangan bangga dulu Polri dengan banyak alat bukti yang didapat," katanya.

Sementara dalam sebuah peradilan hanya kebenaranlah yang akan meang, begitu menurut Susno Duaji.

"Yang menang adalah kebenaran," Ungkap susno Duaji.

selain itu Susno juag mengungkap untuk tidak dibenarkan terkait sikap yang terlalu memuja instusi Polri yang Ia cintai tersebut.

Jangan memuji-muji institusi saya, saya pak Beni marah kalau salah katakan salah, kalau benar katakana benar." Tegas Susno.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# Vina
# Susno Duadji

News Update

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.

Jakarta Timur

Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Timur Disambut Antusias, Layani 111 Hewan dalam Sepekan

Dari jumlah hewan yang mendapatkan pelayanan, sebanyak 95 ekor merupakan kucing, sementara 16 lainnya adalah anjing.

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Mahasiswa Hari Ini di Jakarta Pusat, 706 Personel Gabungan Disiagakan

Pengamanan melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek setempat.