Soal Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Cianjur dan Pak Cecep Siap Lakukan Tes DNA Didampingi Dedi Mulyadi?

Pak Cecep dan Pegi Setiawan Cianjur saat menyatakan kesiapannya untuk melakukan tes DNA di podcast Dedi Mulyadi
Pak Cecep dan Pegi Setiawan Cianjur saat menyatakan kesiapannya untuk melakukan tes DNA di podcast Dedi Mulyadi

AYOJAKARTA.COM - Desas-desus terkait kabar kelanjutan kasus Vina Cirebon semakin melebar kemana-mana.

Terkini, kabar yang cukup menggemparkan adalah soal Pegi Setiawan Cianjur dan Pak Cecep yang menyatakan kesiapannya untuk melakukan tes DNA.

Sebagaimana diketahui, Pegi Setiawan Cianjur dan Pak Cecep merupakan salah satu objek yang paling banyak diperbincangkan.

Pegi Setiawan Cianjur seringkali disebut-sebut sebagai terduga pelaku pembunuhan yang belum terungkap dalam kasus Vina Cirebon.

Baca Juga: Hanya 11 Pendaftar! Ini Jurusan S-1 Sepi Peminat Jalur Mandiri Universitas Andalas (SIMA UNAND) Lengkap dengan Daya Tampung 2024

Banyak publik yang mencurigai bahwa sosok Pegi Setiawan Cianjur ini sebenarnya bukanlah anak dari Pak Cecep.

Publik menduga, Pegi Setiawan Cianjur adalah anak dari mantan bupati Cirebon yang dititipkan kepada Pak Cecep selaku mantan sopir pribadinya.

Hal tersebut diduga dilakukan mantan bupati Cirebon dengan maksud untuk menutupi identitas asli dan menyelamatkan Pegi Setiawan Cianjur yang disebut terlibat dalam kasus Vina Cirebon.

Bahkan seorang praktisi hukum Herwanto Nurmansyah sempat melaporkan soal Pegi Setiawan Cianjur ke beberapa pihak dan instansi seperti Menko Polhukam, Mabes Polri, hingga Presiden.

Baca Juga: Penerima KIS Golongan Ini Berkesempatan Dapat 8 Bansos Ini di Bulan Juli, Cek di Sini

Adapun maksud dan tujuan Herwanto Nurmansyah melaporkan Pegi Setiawan Cianjur ini adalah agar pihak terkait bersedia melakukan pemeriksaan.

Sebab menurutnya situasi dan opini publik tentang kasus Vina Cirebon saat ini perlu dikondisikan dengan mendapat suatu tindakan dari pihak kepolisian.

Menurut Herwanto Nurmansyah, tidak ada salahnya jika pihak kepolisian bersedia untuk memeriksa satu dari beberapa terduga pelaku kasus Vina Cirebon yang cukup membuat banyak publik semakin gaduh dan resah.

"Nah kalau menurut saya panggil ya panggil aja (Pegi Setiawan Cianjur). Panggil (kemudian) periksa. Ya tadi saya katakan bahwa ini kan ada dampaknya juga agar tertib nih masyarakat, gak liar seperti ini, pihak kepolisian ya ambil tindakan dong," ungkap Herwanto Nurmansyah, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Intens Investigasi pada Senin, 1 Juli 2024.

"Banyak yang menduganya bahwa dia (Pegi Setiawan Cianjur) anak dari mantan bupati, tes DNA (saja), biar jelas. Setelah itu selesai kan dia bisa tidak terganggu (opini liar publik) terus menerus," kata Herwanto Nurmansyah.

Sementara itu dari pihak Pegi Setiawan Cianjur dan Pak Cecep baru-baru ini telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan tes DNA.

Dalam podcast mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Pak Cecep mengatakan bahwa dirinya sangat bersedia untuk membuktikan jika Pegi Setiawan Cianjur adalah benar-benar anaknya.

Meski demikian, banyak publik yang meminta agar rangkaian proses tes DNA yang dilakukan Pak Cecep dan Pegi Setiawan Cianjur mendapat pendampingan dari Dedi Mulyadi.

Baca Juga: 20 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di IPB University untuk D4 dan S1 Beserta Daya Tampung, Ada yang Tak Sampai 100 Pendaftar!

Melalui kolom komentar YouTube Dedi Mulyadi, mereka menyampaikan hal tersebut dengan maksud untuk meminimalisir dugaan terkait adanya pemalsuan hasil tes DNA.
"Satukan suara netizen...serukan TES DNA SECARA TRANSPARANSI, netizen yang kawal proses semua, yang setuju mana suaranya," tulis akun @jiesujieana505.

"Ayo pak Dedi Mulyadi, tes DNA didampingi bapak dan rumah sakit untuk DNA harus pilihan bapak. Aku mendukungmu pak Dedi," tulis akun @Keyshapamela kemudian.

Meski demikian, saat ini belum diketahui secara pasti terkait kapan Pak Cecep dan Pegi Setiawan Cianjur akan melakukan tes DNA.

Hanya saja Pak Cecep mempersilakan Dedi Mulyadi jika hendak menemui ibu kandung dan nenek Pegi Setiawan Cianjur, untuk membuktikan bahwa anaknya adalah benar keluarga mereka dan tidak terlibat dalam kasus Vina Cirebon.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pak Cecep
# tes DNA
# Pegi Setiawan
# Vina
# Cianjur

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.