Martin Simanjuntak Pertanyakan Data Jejak DNA Kasus Vina Cirebon, Tegaskan Pentingnya Metode SCI

Martin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J
Martin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J

AYOJAKARTA.COM – Mantan kuasa hukum mendiang Brigadir J, Martin Simanjuntak ikut buka suara perihal kasus kematian Vina di tahun 2016.

Menurut Martin Simanjuntak, salah satu akar persoalan yang membuat kasus Vina menjadi rumit adalah adanya kekeliruan di awal penanganan.

Selain karena dugaan penyebab kematian Vina yang berubah, Martin Simanjuntak juga mempertanyakan proses keterlibatan Iptu Rudiana selaku ayah salah satu korban yaitu Eki.

Pernyataan Aep mengenai peristiwa tewasnya Vina, menurut Martin merupakan kesaksian yang masih perlu digali dan didalami kebenarannya.

Baca Juga: Paling Beda! Kuasa Hukum Pegi Dukung 'Cuap-Cuap' Widya di Medsos, Toni RM: Teruskan Buk, Ungkap Kebenaran!

Terlebih karena beberapa hari sebelum peristiwa tersebut terjadi, Aep diketahui sempat mendapat teguran dari sejumlah pemuda yang kini berstatus terpidana karena persoalan pribadi.

“Katanya dibilang lihat dari jarak 100 meter, bagaimana dia bisa menyesuaikan satu persatu tersangka yang saat ini menjadi terpidana?” tanya Martin Simanjuntak dikutip ayojakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV, Jumat (28/6/2024).

Berdasarkan hasil rekonstruksi di lokasi tempat Aep memberikan kesaksian, manusia normal akan mengalami kesulitan untuk bisa mengenali seseorang dengan mudah.

Karena hal tersebut, Martin menduga pernyataan yang pernah diberikan Aep kepada penyidik pada 2016 silam tak sesuai fakta.

Baca Juga: Terungkap Sosok Widya yang Viral Suarakan tentang Kasus Vina di Medsos, Ternyata Bukan Orang Sembarangan?

Selain keterangan Aep, keterlibatan Iptu Rudiana dalam proses penyidikan menurut Martin juga perlu mendapat perhatian.

Secara subjektif, Martin menilai keterlibatan Iptu Rudiana dapat dibenarkan meski secara normatif dan profesionalisme perlu dipertanyakan.

“Bagaimana bisa seorang ayah yang sedang berduka dan kebetulan petugas ikut menginterogasi, siapa pimpinan saat itu dan kenapa dibiarkan?” imbuh Martin.

Terkait dugaan telah terjadi penyiksaan dan pemaksaan, menurut Martin menjadi indikasi masih perlunya kesadaran publik terkait hak-hak hukum dan kemanusiaan.

Baca Juga: Pegi Setiawan Terancam Pasal 340 Tapi Bukti Terlibat Kasus Vina Tidak Kuat, Pakar Hukum: Ijazah Mau Membuktikan Apa?

Karena itu pengakuan yang disampaikan Saka Tatal serta Liga Akbar dan sejumlah saksi lain menurut Martin dapat menjadi celah untuk meluruskan kasus Vina.

Pencabutan BAP sejumlah saksi di tahun 2016 lalu menurut Martin merupakan hal menarik yang perlu ditelaah secara lebih dalam.

“Mungkin saksi menyesal karena keterangan yang diarahkan membuat teman-temannya dihukum, kalau dia cabut keterangan berarti mereka tidak bersalah,” ujar Martin.

Baca Juga: Adu Bukti di Praperadilan Pegi Setiawan dalam Kasus Vina Cirebon, Kecurigaan Toni RM Benar Kalau...

Martin juga menyesalkan kurangnya penggunaan metode Scientific Crime Investigation dalam kasus kematian Vina yang diduga sempat mengalami pemerkosaan.

Dengan mengacu pada metode SCI, Martin optimis peristiwa kematian Vina akan menjadi lebih jelas dan tak membingungkan.

Berpijak dari kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Martin menegaskan alasan pentingnya metode SCI dalam mengungkap kasus.

“Kalau sudah masuk ke RS Kepolisian untuk forensik dan visum, jejak DNA di kasus Vina itu pasti ada,” pungkas Martin.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Brigadir J
# SCI
# Eki
# Martin Simanjuntak
# Aep
# Uya Kuya
# DNA
# Vina
# Iptu Rudiana
# Cirebon

News Update

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.