AYOJAKARTA.COM – Abu Budi Permadi, mantan teman satu sel para terpidana kasus Vina Cirebon 2016 lalu, buka suara mengenai perbincangannya dengan terdakwa kasus tersebut.
Ada 8 orang yang dihukum atas kasus Vina Cirebon 2016 lalu, dan mereka ditempatkan satu sel dengan Abu Budi Permadi di Lapas Kelas 1 Cirebon.
Kehidupan sehari-hari para terpidana itulah yang diungkap oleh Abu Budi Permadi, yang mengatakan bahwa mereka itu orang-orang polos.
Budi mengatakan bahwa dirinya mulai masuk penjara pada tahun 2014 dan bebas pada 2019 lalu.
Selama di Lapas itulah, Budi mengaku bahwa dirinya kerap kali mendengar curhatan para terpidana kasus Vina tersebut.
Baca Juga: THR Idul Adha Sudah Cair! Ada Saldo Masuk Rp400 Ribu di Kartu KKS Milik KPM dari Bank Penyalur Ini
Saat itu, Budi memang menjadi tamping masjid, dan mengatakan para terpidana itu mulai menghuni Lapas Cirebon tahun 2017.
Karena bertugas sebagai tamping masjid, Budi sering bertemu dengan para narapidana itu.
Para narapidana itu, kata Budi, sering mengeluarkan keluh kesah mereka.
Budi juga mengatakan bahwa narapidana itu tidak pernah membuat masalah.
Mereka adalah orang baik, tidak mencerminkan anggota geng motor, kata Budi Permadi.
Kepada Budi, para narapidana itu bekerja sebagai kuli bangunan atau bekerja di toko sebelum masuk penjara.
Budi juga sempat bertanya kepada teman-temannya yang menjadi anggota geng motor.
Dan anehnya, dari semua teman Budi yang menjadi anggota geng motor itu tidak satu pun yang mengenal para terpidana ini.
Kalau geng motor, seharusnya mereka saling kenal, kata Budi menambahkan.
Selain itu, para terpidana itu tinggalnya satu kampung.
Tidak mungkin satu geng motor tinggalnya satu kampung, lanjut Budi.***

Share this article
Abu Budi Permadi angkat bicara soal pembicaraannya dengan para terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon ketika dalam sel tahanan.