Otto Hasibuan Cium Keanehan Dicoretnya 2 DPO Dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Sebut Isi Dakwaan Berarti Fiktif

Otto Hasibuan soal kasus pembunuhan Vina Cirebon
Otto Hasibuan soal kasus pembunuhan Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan mencium adanya keanehan dengan dicoretnya 2 DPO yang sebelumnya ditetapkan pihak kepolisian.

Kedua DPO yang dihapus pihak kepolisian bernama Andi dan Dani yang sebelumnya di buru polisi.

Penghapusan 2 DPO bersamaan dengan penetapan Pegi Setiawan alias Perong yang disebut sebagai pelaku pembunuhan Vina Cirebon.

Polisi menyebut dicoretnya 2 DPO yakni Andi dan Dani lantaran nama tersebut didapat dari tersangka lainnya yang asal sebut.

Baca Juga: 38.471 Pendaftar UM Dipastikan Gagal Lolos SNBT 2024! Ini 5 Jurusan Favorit dengan Pendaftar Terbanyak di Universitas Negeri Malang

"Dua nama lain yang disebutkan ternyata hanya hasil sebut berdasarkan keterangan dari terpidana lainnya," kata Kombes Pol Surawan selaku Direktur Ditreskrimum Polda Jabar pada hari Minggu, 26 Mei 2024 lalu.

Dicoretnya 2 DPO tersebut juga bersamaan dengan perubahan total tersangka yang sebelumnya berjumlah 11 orang menjadi 9 orang.

Atas dicoretnya 2 DPO lainnya, Otto Hasibuan menyebut adanya keanehan dalam perkara ini.

Baca Juga: Jadi Bagian Kasus Vina-Eki, 5 Kasus Besar yang Pernah Ditangani Otto Hasibuan, Ada Kasus E-KTP!

Sebab dalam BAP, Andi dan Dani disebut sebagai pelaku yang membawa Vina dan Eky menuju flyover menggunakan motor.

Sehingga terkesan meninggalnya Vina dan Eky akibat korban kecelakaan bukan pembunuhan.

Menurutnya itu juga merupakan dakwaan jaksa dan putusan hakim dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Otto menyinggung alasan dicoretnya 2 DPO yang dinyatakan fiktif oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: 2 Hari Jelang Penutupan Pendaftaran, Cek Klasemen Sementara Sekolah Kedinasan yang Paling Banyak Diincar Catar

"Kalau polisi mengatakan Andi dan Dani itu fiktif, berarti ceritanya itu jadi aneh," kata Otto dalam konferensi pers di Peradi Tower, Senin, 10 Juni 2024.

Dengan demikian Otto mempertanyakan, siapa yang membawa korban Vina dan Eky ke flyover saat kejadian itu.

Dengan dinyatakannya 2 DPO ini sebagai fiktif, maka Otto menilai dakwaan dan putusannya tidak sesuai.

Baca Juga: Hati-Hati Pencurian Data Pribadi untuk Pinjol Ilegal, Begini Pesan PNM Mekaar

"Kalo dakwanya isinya fiktif berarti tuntutannya juga fiktif, akibatnya putusan hakim jadi tidak benar," tambah Ketua Umum Peradi itu.

Perlu diketahui sebelumnya polisi telah menetapkan 3 DPO yaitu Pegi, Andi dan Dani dalam kasus pembunuhan ini.

1 tersangka telah berhasil diringkus pihak kepolisian di wilayah Bandung yaitu Pegi Setiawan alias Perong.***

Baca Juga: Info untuk KPM PKH, BPNT, PIP dan KIS PBI! Ini Tanggal Penting Pencairan Bansos Juni 2024, Cair Rapel Sebelum Idul Adha?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Peradi
# Vina Cirebon
# Otto Hasibuan
# pembunuhan

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.