AYOJAKARTA.COM – Nama Dian Sandi Utama belakangan ini menjadi sorotan publik setelah mengunggah foto ijazah milik Presiden Joko Widodo ke media sosial.
Aksi tersebut dilakukannya sebagai respons atas berbagai tudingan yang menyebut ijazah Presiden ke-7 RI itu palsu.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Dian Sandi mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin, 19 Mei 2025, untuk menjalani klarifikasi terkait laporan yang dibuat oleh pihak Presiden.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kehadirannya adalah wujud kepatuhan terhadap proses hukum yang berlaku di Indonesia.
Baca Juga: 5 Modus Penipuan Online yang Sasar Nasabah Bank BRI, Waspadai Taktik Ini!
Profil dan Peran Strategis di PSI
Dian Sandi Utama atau akrab disapa DSU merupakan sosok muda yang aktif dalam dunia politik. Pria berusia 39 tahun ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk wilayah Nusa Tenggara Barat.
Selain itu, ia juga memiliki peran di tingkat nasional sebagai Wakil Sekretaris DPP PSI dan Koordinator Wilayah untuk Bali, NTB, dan NTT.
Meski memegang tanggung jawab besar di pusat, Dian tetap aktif membangun konsolidasi internal partai di daerah.
Ia adalah lulusan Teknik Sipil dari Universitas Mataram, dan cukup vokal menyuarakan pandangannya melalui akun X (dulu Twitter) @DianSandiU.
Dalam salah satu unggahan terbarunya, Dian membantah anggapan bahwa dirinya menjadi kambing hitam dalam kontroversi unggahan ijazah Presiden. Ia menekankan bahwa tindakannya dilakukan atas kemauan pribadi.
“Saya bergerak sendiri, tidak pernah ada koordinasi dengan PSI, bahkan tidak dengan Ketua Umum @kaesang,” tulis Dian dalam unggahan tersebut.
Tindakan Dian Sandi mengunggah salinan ijazah Jokowi mendapat reaksi beragam dari masyarakat.
Sebagian menilai langkahnya sebagai bentuk keberanian dan integritas politik, sementara yang lain mempertanyakan motifnya di tengah situasi politik yang memanas.
Meski berada dalam tekanan, Dian tetap pada pendiriannya untuk menegakkan apa yang ia anggap sebagai kebenaran.
Aksi ini pun menjadi cerminan dari dinamika politik yang kian terbuka di era digital, di mana media sosial berperan besar dalam membentuk opini publik.***

Share this article
Nama Dian Sandi Utama belakangan ini menjadi sorotan publik setelah mengunggah foto ijazah milik Presiden Joko Widodo ke media sosial.