Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim Mengganti Batas Usia Minimal Masuk SD Tuai Protes Keras, Netizen: Ganti Menterinya!

Menteri Nadiem Makarim
Menteri Nadiem Makarim

AYOJAKARTA.COM - Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim terkait perubahan batas usia minimal untuk anak- anak yang akan masuk Sekolah Dasar (SD).

Kebijakan berani yang diambil Mendikbud, Nadiem Makarim ini justru menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat Indonesia.

Berniat membuat kebijakan yang tepat untuk memajukan Pendidikan Indonesia kearah yang inklusif dan mendukung potensi setiap anak sejak usia dini, justru banyak yang menganggap ini merupakan Keputusan yang tidak tepat, bahkan dari Sebagian besar Masyarakat justru mengeluhkan terkait kurikulum SD yang sangat sulit.

Baca Juga: UPDATE DTKS: Desa Bisa Usulan DTKS Penerima Bansos Tanpa Musyawarah, Tapi Pastikan Ada Syarat Ini

Bahkan dari Sebagian pendapat yang dituliskan pada kolom komentar oleh Masyarakat pada unggahan akun Instagram haibundacom yang dikutip oleh ayojakarta menganggap Keputusan ini tidak tepat, tak sedikit dari mereka menginginkan bukan aturannya yang berubah melainkan Mendikbudnya yang berubah.

“daripada urusin usia, better fokusin kurikulum dulu ga si? Ngeliat Pelajaran kelas 1 beras bgt euy, cmiw”, tulis pemilik akun Instagram yang Bernama @arienyachyar.

“haallaaahhh sudah terlanjur tahun ini baru masuk TK, biar nanti masuk SD udah 7 th.. dan ternyata berubah lagi.. usianya ga usah di ganti2,,Menteri nya aja yg diganti”, tulis akun lainnya.

“jangan gonta ganti aturan pak, Mentrinya aja yang diganti”, tulis netizen lain.

Baca Juga: Tes Psikologi: Gambar Pertama yang Kamu Lihat Ungkap Jati Dirimu, Apakah Sosok yang Percaya Diri, Sensitif, atau Lembut?

Dari semua kolom komentar pada unggahan terkait Keputusan Mendikbud yang mengubah batas usia minimal usia Anak masuk SD menunjukan protes dari Masyarakat yang menandakan bahwa mereka tidak setuju dengan Keputusan ini.

Sebelumnya menurut Peraturan Mendikbud RI No. 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak- Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan pasal 4, calon peserta didik baru kelas 1 SD harus memenuhi syarat usia sebagai berikut ini:

· 7 tahun, atau

· Paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Juli dala Tahun Ajaran Baru

Baca Juga: Penting Pada Pendaftaran Seleksi CASN untuk CPNS dan PPPK 2024: Ini Cara Lengkap Buat Akun SSCASN yang Benar!

Namun persyaratan paling rendah sebagaimana yang dimaksud pada pasal tersebut dapat dikecualikan menjadi paling rendah 5 tahun 6 bulan pada tanggal 1 Juli Tahun berjalan dan ini berlaku bagi calon peserta didik yang memiliki kecerdasan dan atau bakat Istimewa serta kesiapan psikis.

Jadi calon peserta didik yang akan masuk SD dengan usia minimal 5 tahun 6 bulan harus menyertakan rekomendasi tertulis dari psikolog professional dan jika tidak tersedia, maka hal tersebut dapat dituliskan oleh dewan guru sekolah yang bersangkutan.

Diketahui sebelumnya, anak- anak diwajibkan untuk masuk SD dengan usia minimal 7 tahun dengan ketentuan usia kurang dari 7 tahun harus memiliki bakat atau keistimewaan tertentu.***

Baca Juga: Penyaluran Makin Merata! 3 Bantuan Sosial Langsung Dicairkan Hari Ini Lewat KKS dan PT Pos, Bansos Apa Saja?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# protes
# Mendikbud
# batas usia
# SD

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.